Tsuchinoko, Reptil Cryptid Misterius dari Jepang

Asal Usul Tsuchinoko

Tsuchinoko adalah makhluk cryptid yang berasal dari Jepang. Nama Tsuchinoko berasal dari nama lokal untuk “hewan” menurut penduduk daerah Kansai (Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku). Hewan ini dilaporkan pernah terlihat oleh saksi mata di berbagai tempat di Jepang, kecuali di Hokkaido dan Kepulauan Ryukyu. Namun hingga saat ini, belum pernah ada yang berhasil menangkap Tsuchinoko.

Tsuchinoko memiliki ciri-ciri seperti ular, tetapi berperut gendut atau mirip dengan pin bowling dan suaranya mencicit seperti tikus. Tsuchinoko merupakan seekor reptil yang memiliki panjang 30-80 cm dengan kepala lebih besar dan taring yang beracun.

Dikatakan pula bahwa Tsuchinoko mampu melompat hingga sekitar satu meter dan bergerak sangat cepat. Ada tiga pendapat yang berbeda mengenai cara bergerak Tsuchinoko:

Tsuchinoko berjalan dengan menggigit buntutnya lalu berputar menggelindingkan tubuh,

Tsuchinoko berjalan seperti ulat,

Tsuchinoko berjalan dengan menggoyangkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan.

Mungkinkah Ini Penjelasan yang Masuk Akal?

Beberapa orang menganggap bahwa kemungkinan besar para saksi tersebut hanya salah melihat saja. Perut ular yang baru saja menelan mangsa yang berukuran besar akan membesar seperti sosok Tsuchinoko yang dilaporkan para saksi. Selain itu, Tsuchinoko mirip dengan kadal genus Tiliqua yang masuk ke Jepang sebagai hewan peliharaan sejak sekitar tahun 1970-an. Kadal tersebut memiliki kaki yang kecil dan hampir tidak terlihat sehingga di tengah kerimbunan dapat disangka sebagai Tsuchinoko.

Pendapat lain mengatakan bahwa kemungkinan besar para saksi tersebut hanya melihat ulat Hemeroplanes. Namun pada kenyataannya, ulat ini hidup di Amerika Latin bukan di Jepang dan ulat ini sedang terancam punah.

Jadi, betulkah hewan-hewan ini yang dilihat oleh para saksi sebagai Tsuchinoko? Simpan dulu jawaban Anda. Mari kita lanjutkan lagi. . .

Sejarah Tsuchinoko

Jika saja memang betul para saksi telah salah menafsirkan hewan-hewan tersebut sebagai Tsuchinoko, lalu bagaimana dengan bukti-bukti mengenai hewan misterius ini? Banyak sejarah yang menunjukkan bahwa Tsuchinoko adalah seekor makhluk yang memang ada.

Tsuchinoko pertama kali disinggung dalam Kojiki, sebuah teks kuno abad ke-8 yang merupakan manuskrip bahasa Jepang tertua di dunia. Dalam teks itu, Tsuchinoko dijelaskan sebagai dewa padang rumput.

Bukti lainnya adalah ditemukannya alat-alat dari batu berbentuk ular yang mirip dengan Tsuchinoko dari situs arkeologi Zaman Jomon di Hida, Prefektur Gifu. Gambar yang mirip Tsuchinoko juga ditemukan pada bagian luar tembikar berbentuk guci yang berasal dari situs arkeologi di Prefektur Nagano.

Dan dalam ensiklopedia Wakan Sansai Zue asal Zaman Edo, Tsuchinoko ditulis dalam artikel berjudul Nozuchihebi.

Penampakan Tsuchinoko


Pada tanggal 6 Juni 2001, disebuah kota bernama Mikata, Jepang, ditemukan seekor reptil yang memiliki ciri fisik yang sama dengan Tsuchinoko.

Menurut pejabat pemerintah lokal bernama Toshikazu Miyawaki, makhluk yang berhasil ditangkap oleh penduduk Jepang beberapa waktu yang lalu adalah benar Tsuchinoko. “Kami memutuskan untuk membiarkan hewan ini beradaptasi dengan lingkungan barunya,” kata Miyawaki. Pemerintah lokal telah membangun sebuah kandang untuk hewan tersebut.

“Menimbang ciri-ciri tersebut (ciri-ciri Tsuchinoko), kami dapat memastikan bahwa hewan ini adalah benar Tsuchinoko,” katanya, “ketika dibawa ke balai kota, tubuhnya benar-benar tebal dan pendek. Beberapa orang juga mendengar dia mencicit.”

Miyawaki mengatakan bahwa hewan yang tertangkap itu memiliki panjang sekitar 70 cm ketika ditangkap pada tanggal 6 Juni 2001, sekarang telah bertumbuh hingga 1 meter. Setelah lebih dari seminggu dipamerkan ke publik di dalam aquarium plastik, reptil itu kelihatan lelah. Setelah kondisinya stabil, pemerintah kota baru akan memikirkan cara meneliti hewan itu. Mungkin dengan mengambil sampel DNA dari tubuhnya.

“Bahkan jika ternyata hewan itu bukan Tsuchinoko, tetap saja hewan itu belum pernah ditemukan sebelumnya di dunia. Saya berharap spesiesnya akan diakui,” tambah Miyawaki.

Saya bertanya-tanya dalam hati, apa benar hewan yang tertangkap di Mikata itu Tsuchinoko? Kenapa tidak mirip dengan Tsuchinoko? Tapi lebih dari itu, ini menarik. . . Sekarang Anda percaya atau tidak? Hayo. . .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s