Kisah Dramatis Raja Tutankhamun Mesir Kuno

Raja Tutankhamum adalah Firaun yang paling terkenal yang dikenal sejarah dikarenakan kisah hidupnya yang dramatis dan kematiannya yang penuh misteri.


Nama Tutankhamun berarti “Perwujudan dari Dewa Amun” ,dewa bangsa mesir kuno. Tak banyak yang tau kalau sebenarnya nama aslinya adalah Tutankhaten (perwujudan dewa Aten), nama tersebut diberikan oleh ayahnya, Akhenaten, yang merupakan firaun mesir sesat yang mengubah tradisi bangsa mesir yg menyembah dewa Amun menjadi menyembah dewa Aten, iapun memberi nama anaknya Tutankhaten

Akhenaten, ayah dari Tutankhamun, terkenal dengan masa pemerintahannya yang kacau balau, rakyat kelaparan dan perang dimana-mana, ada rumor yg mengatakan kalau ini akibat dari kesesatan Akhenaten yang merubah tradisi menyembah dewa Aten. Waktu berlalu dan Akhenaten pun wafat, putranya, Tutankhaten berusia 9 tahun pada saat itu, tutankhaten otomatius mewarisi tahta ayahnya, diapun menjadi Firaun termuda sepanjang sejarah mesir. Tutankhaten mewarisi tahta ayahnya disaat kondisi mesir sangat memprihatinkan, lemah, kelaparan. Anak 9 tahun sudah menanggung beban segitu besarnya, dia memimpin mesir hanya dibantu penasehat-penasehatnya.

Hingga akhirnya pada usia 16 tahun, Tutankhaten menyimpulkan kalau paradigma ayahnya dengan merubah kepercayaan pada dewa Amun adalah suatu kesalahan, diapun kembali merubah tradisi mesir kembali ke awal, menyembah dewa Amun, dan secara resmi mengubah namanya menjadi Tutankhamun (perwujudan dewa Amun) yg dikenal dunia sekarang. Dia memindahkan ibu kota mesir kembali ke Memphis untuk mengilangkan jejak sesat ayahnya, menjadikannya raja mesir termuda yang melakukan revolusi terbesar sepanjang sejarah. Setelah pengembalian tradisi tsb pelan-pelan kejayaan mesir mulai kembali lagi, tak ada lagi rakyat kelaparan.

Hyeroglyph Dewa Amun

Hingga King Tuthankhamun meninggal pada usia 17 tahun, kematiannya sangat kontoversional dan menyisakan misteri hingga kini. Mumi Raja Tutankhamun ditemukan oleh arkeolog inggris pada 1922 di Valley of the King (Lembah para raja) di kota Thebes. Tidak seperti makam Firaun lainnya yang dibuat dengan megah dan penuh emas,,makam Tutankhamun dibuat dalam kondisi memprihatinkan, ruangannya lebih sempit, hieroglyph di dindingnya juga asal lukis, selain itu jari kakinya di potong supaya muat dalam peti sarkofagusnya, seakan dibuat dengan terburu2. Muminya juga dalam keadaan hitam terbakar.

Mumi Tutankhamun ditemukan pada tahun 1922

Ruang Makam Tutankhamun

Pada Juni 2005, National Geographic melakukan CT scan di mumi Raja Tuth yang sudah berumur 3000 tahun itu, mreka menemukan kalau jantungnya tidak ada, rusuk patah, tulang panggul kiri hilang, dan lutut cedera. Mereka menyimpulkan kalau King Tuthankhamun mati dibunuh secara sadis akibat konspirasi oleh pihak yg iri akan kekuasaannya, lalu org tersebut melakukan pemakaman asal-asalan dengan kondisi yg tidak layak untuk seorang Raja.

CT Scan Mumi Tutankhamun

Perlu diketahui, makam King Tutankhamun merupakan satu satunya makan Raja Mesir yang ditemukan paling utuh dan tak tersentuh selama 3000 tahun, sementara makam raja lain bayak dijarah penggali harta. makamnya dikubur paling dalam di Valley of the King (Lembah para raja) di kota Thebes, diletakkan di dekat makam Ramses VII. Kematiannya masih menyisakan misteri hingga kini, tak ada yang memastikan apa sebenarnya yg menyebabkan kematiannya hingga dimakamkan dalam kondisi memprihatikan tersebut, tapi konspirasi adalah penyebab yang paling mungkin untuk Raja paling tersohor seperti dia.

sarkofagus King Tut

Valley of The King (Lembah para Raja)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s