RENUNGAN : Ilmu Saja Tidak Cukup! Inilah 5 Elemen Penting yang TIDAK Kita Dapatkan di Perguruan Tinggi

2

Ada seorang janda beranak tiga yang berhasil membangung jaringan toko roti yang besar, dia ingin ketiga anaknya bisa meneruskan dan menjalankan apa yang telah diraihnya ini, dengan cara menguliahkan ketiga anaknya di perguruan tinggi terbaik. Masing masing anaknya dikuliahkan di perguruan tinggi dengan jurusan berbeda yang nantinya diharapkannya bisa menopang dan meneruskan bisnis toko rotinya itu, mulai dari Keuangan, Manajemen Bisnis, hingga Industri Pangan.

11

Tetapi ketika si ibu sudah menyerahkan perusahaannya kepada ketiga anaknya, jaringan toko roti tersebut malah mati dan bangkrut.

 

MENGAPA INI BISA TERJADI??????????

Di masing masing perguruan tinggi tempat anak anaknya menuntut ilmu tersebut, sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya tidak mengajarkan hal hal yang bisa membuat toko si ibu tumbuh besar seperti sebelumnya.

APAKAH GERANGAN YANG DI MILIKI SI IBU YANG TIDAK DIAJARKAN OLEH PERGURUAN TINGGI INI?

SAYA MENYEBUTNYA “5K”

Lantas apa apa sajakah 5K itu??

1. KARAKTER

Sesuatu yang unik yang terbentuk dilapangan bersamaan dengan diimplementasikannya visi, misi, strategi, operasionalisasi dan budaya yang dibangun si ibu untuk jaringan toko rotinya.

 

2. KOMITMEN

Menyangkut keseriusan si ibu dalam memenuhi harapan para pembeli rotinya, komitmen bisa diwujudkan dalam standar ukuran, rasa, ketersediaan, harga,dan lain lain. Dengan komitmen inilah pelanggan bisa yakin bahwa jika membeli roti dari si ibu, pasti enaknya, pasti ukurannya, pasti harganya, dan pasti ketersediannya.

 

3. KEYAKINAN

Dengan inilah si ibu melangkah di awal usahanya, dia yakin rotinya enak, dia yakin di luar sana orang akan menganggap rotinya enak, dia yakin orang orang akan membelinya, dan dia yakin harga rotinya wajar, sehingga para pembeli bisa memperoleh Value for Money dari roti tersebut.

 

4. KEPATUTAN

Ini bukan masalah benar atau salah, tetapi adalah soal Patut atau Tidak Patut. Kepatutan adalah memberi sesuai kebutuhan, dan meletakan sesuatu pada tempatnya. Dengan Kepatutan inilah si Ibu melayani pelanggannya, menentukan ukuran roti, menentukan harga, kemasan, dan sebagainya.

 

5.KEBERANIAN

Yang terakhir adalah Keberanian, dari sinilah si Ibu memulai usahanya, yaitu mulai dari keberanian untuk memulai. Sekali melangkah dengan keberanian, si ibu akan cenderung memiliki keberanian untuk meneruskan langkah langkah berikutnya. Orang yang memiliki keberanian adalah orang yang bisa sampai ke mana saja, sebaliknya orang yang tidak memiliki keberanian tidak akan bisa kemana-mana.

Dimana kita bisa belajar tentang 5K tersebut? Yang jelas bukan di perguruan tinggi, tetapi bukan berarti perguruan tinggi menjadi tidak perlu, hanya saja TIDAK CUKUP. Demikian pula ilmu ilmu kehidupan perlu kita pelajari, tetapi ilmu saja tidak cukup.

Ulama terdahulu memberikan panduan, “BELAJARLAH ILMU YANG MENJADI DASAR AMAL”

Maka seperti yang dilakukan oleh si ibu tadi, tentu pada awalnya dia belajar ilmu tentang cara membuat roti, tetapi amal dialah yang kemudian menjadikan rotinya enak, unik, dan menemukan penggemarnya sendiri. Seandainya si ibu hanya belajar cara membuat roti, tetapi tidak membangun amal yang kemudian menjadikannya memiliki skill atau keterampilan yang menjadikannya dapat membuat roti yang enak, maka dari awal toko rotinya tidak akan bertahan lama.

Ketiga anaknya yang memiliki ilmu yang cukup, tetapi gagal meneruskan dan membesarkan toko rotinya, dikarenakan si anak hanya memiliki ilmu, tetapi tidak berhasil membangun skill yang membuat mereka memiliki 5K ,seperti yang dimiliki oleh ibunya.

Barangkali karena ketiadaan pendidikan dan pelatihan 5K ini pula yang membuat Negara ini menjadi kondisi seperti sekarang, Negeri dengan sumber daya alam terbaik dan perguruan tinggi pertanian terbaik tetapi neraca perdagangan pangan kita malah defisit 9.2 Miliar US Dollar.

Kita juga memiliki perguruan tinggi ekonomi yang sangat Baik dan hebat, tetapi dengan standard kemiskinan 2 US dollar perhari, hampir separuh penduduk kita berada di garis kemiskinan.

Kita juga memiliki perguruan tinggi Teknologi yang termasuk Terbaik, tetapi setelah 67 tahun pasca kemerdekaan, sebagian produk teknologi yang kita pakai masih harus diimpor, mulai dari kendaraan, mesin industry, sampai mainan anak.

Konon negeri ini akan menjadi Negara dengan kekuatan ekonomi ketujuh terbesar didunia, pada tahun 2030, tetapi ini semua hanya akan bisa terjadi apabila kita bisa menumbuhkan tenaga terampil yang mempu meningkatkan produktivitas rata rata kita 60% diatas rata-rata saat ini.

Untuk meningkatkan ekonomi Negara ini, yang dibutuhkan adalah sama dengan si ibu yang ingin membsarkan toko rotinya, yaitu 5K . kereampilan atau Skill yang menjadi dasar ILMU YANG MENJADI DASAR AMAL, atau AMAL YANG DIDASARI OLEH ILMU. Bila itu semua belum bisa diberikan oleh perguruan tinggi terbaik kita, maka perlu dicarikan solusi, agar tidak lagi sebagian penduduk negri ini jatuh dibawah kemiskinan, agar kita berhenti menggantungkan kebutuhan pangan kita pada impor negri lain, agar kita mampu memproduksi produk produk berbasis teknologi yang semakin banyak kita perlukan.

SO,,mau merubah Negara atau bahkan dunia? Mari kembangkan 5K mu, tingkatkan kualitas diri kita sampai mencapai potensi tertinggi kita!!

Advertisements

2 thoughts on “RENUNGAN : Ilmu Saja Tidak Cukup! Inilah 5 Elemen Penting yang TIDAK Kita Dapatkan di Perguruan Tinggi

  1. salut dah bro pendapatnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s