Apakah Diplodocus pernah hidup di Mesir?

Kita semua tau kalo dinosaurus uda punah sekitar 65 juta taun yang lalu,tepatnya bukan tau sih tapi dari kecil dah dicekokin kalo yang namanya dinosaurus dah punah 65 juta taun lau.

Mungkinkah dinosaurus hidup di jaman manusia? Mungkin iya mungkin juga ga..

Aku dapet gambar yang mungkin nunjukin kalo ada dinosaurus yang idup sama manusia, dinosaurus yang beruntung itu adalah diplodocus, liat gambarnya diplodocus deh Readers..

Sekarang liat gambar di bawah ini..

Makhluk Misterius Ditembak di Nelson County-harits?

Okeh, kali ini mau posting tentang makhluk misterius yang ditembak di nelson county, kentucky fried chicken. Makhluk itu ditembak kemaren tanggal 18 desember sama Mark Cothren, kira-kira jam 3an sore, makhluk itu keluar dari hutan dan lewat halaman depan rumahnya.

Mark Cothren

Dia terus langsung nembak makhluk itu karena dikirain chupacabra, well, emang sih makhluk itu kaya chupacabra, secara dia abu-abu dan ga berambut dan berkumis dan kupingnya gede..

Continue reading

Hewan Cryptid : Emela-ntouka – Pembunuh Gajah dari Kongo

Pagi Readers.. Kalo biasanya ngomongin cryptid Kongo, paling kan biasanya cuma kepikiran Mokele-Mbembe..  Tapi pada tau ga di Kongo ada 1 cryptid lagi yang ngetop? Cryptid ini dikenal dengan nama Emela-ntouka.
Cryptid ini dipercaya berbentuk badak yang tinggal di dalam air, dia dikenal bisa membunuh gajah dalam sekali sruduk dengan culanya yang panjang. Walopun gitu, makhluk ini dipercaya sebagai herbivora.

Hewan Cryptid : ELEPHANT BIRD

Hello Crepters…
Elephant bird yang nama asingnya disebut (Aepyornis maximus), elphant bird dulunya pernah tinggal di Madagascar dan pernah hidup 2000 thn yang lalu,katanya ini termasuk legenda burung ROC (RUkH)yang sering di ceritakan sebagian bangsa arab yang mungkin ceritanya berdasarkankan pada burung elephant , lalu pada abat ke 9 Saracen dan pedagang India mengunjungi Madagaskar dan bagian lain dari pantai Afrika katanya mereka pernah melihat jenis burung ini.

Pada tahun 1298 bahkan seorang Marco polo pernah menulis di buku hariannya selama 26 tahun masa perjalanannya dan tertulis di bab 33 yang berjudul (Concerning the Island of Madagascar),dia menulis pernah diutus oleh Great Khan untuk menyelidiki laporan adanya penampakan burung besar di daerah tersebut.

Dikarenakan terlalu banyaknya bangsa eropa yang datang pada tahun 1500-1642,populasi burung ini semakin meneurun,dan sangat jarang di temukan dan mungkin yang terakhir pernah terlihat pada sekitar tahun 1649.

Gubernur Perancis pertama dari Madagaskar dan Direktur Perusahaan India Timur Perancis, Étienne de Flacourt, menulis, tahun 1658, “vouropatra – seekor burung besar yang menghantui Ampatres dan bertelur seperti burung unta,dan penduduk setempat mulai memburu burung tersebut sehingga mengakibatkan burung gajah (Elephant bird) bermigrasi ke daerah pedalaman hutan pada tahun 1700, dan semenjak itu gapernah terlihat lagi penampakan burung tersebut.

Burung gajah adalah burung terbesar yang pernah hidup. Ini adalah sebuah ratite, nenek moyang burung unta dan emu,tapi nich burung ga bisa lari kenceng kaya burung unta,karena nich burung punya kaki yang besar dan bentuk cakar taloned, sayap vestigial dan leher panjang yang kuat,lalu paruhnya kaya tombak berkepala luas,burung ini mungkin sudah ada di Madagaskar selama 60 juta tahun,burung ini termasuk herbivora.

Burung-burung ini mirip burung unta , dengan kepala kecil, sayap vestigial, dan panjang, kaki kuat. klo berdiri ampe (3 meter) dan beratnya sekitar (455 kg), walaupun beberapa moas lebih tinggi, tetapi burung gajah lebih kuat dari segi postur tubuhnya. telur mereka memiliki lingkar dari sekitar (91 cm), lebih besar 200 kali lipat dari pada telor ayam dan  tiga kali ukuran telur dinosaurus terbesar,mau lihat telornya nich

Foto di sini adalah replika yang dipamerkan di Museum Suffolk,UK.
fosil elephan birth
Burung ini punah karena lambatnya populasi,dan biasa gara2 manusia yang ngeburu dan pada ngambil telor2nya…dasar manusia Jahat..huuuh. Faktanya nich burung termaksuk unggas yang sukses dalam mempertahankan hidup,burung ini bisa bertahan selama 60 juta thn yang lalu dan masih exis,ampe manusia/bangsa eropa  pada datang ke pulau madagaskar dan ngehancurin populasi burung gajah

MAHKLUK MISTERIUS BUDAYA DAYAK ( KEK TUNG )

Hello para Crypters masih ingat kisah Kek Tung? Makhluk mistis penjaga hutan di pedalaman Kalimantan Barat berupa harimau dahan dengan suara “kung kung kung” yang sayup namun menggetarkan.

Di Desa Balai Semandang, Kabupaten Ketapang, Kalbar, sekitar 120 kilometer dari Kota Pontianak, makhluk itu disebut Kek Tung. Ia hanya bersuara di tengah rimba belantara, dan jarang-jarang orang bisa melihat wujud aslinya.
Continue reading

Ufo Nazi – Senjata Rahasia Jerman pada Perang Dunia II

Pada sekitar pertengahan abad 20, Hitler dengan nazi-nya telah membawa Eropa masuk ke dalam teror yang mencapai puncak dengan pecahnya perang dunia ke II (1939-1945). Pada masa itu, Hitler berusaha dengan keras untuk menguasai seluruh Eropa dan dunia dengan cara apapun, mulai dari mistik hingga teknologi. Dan dari sinilah muncul legenda-legenda luar biasa mengenai nazi, salah satunya adalah legenda bahwa nazi dengan suatu cara berhasil membangun pesawat berbentuk piringan dengan kemampuan luar biasa yang sering disebut dengan ufo nazi.

Jika kita berbicara mengenai ufo nazi, maka yang dimaksud “ufo” disini adalah pesawat berbentuk piringan. Kita tidak sedang berbicara mengenai pesawat alien.
Continue reading

Cryptid : Legenda Mermaid dan Merman dari masa ke masa

Salah satu misteri terbesar di dalam dunia Cryptozoology adalah makhluk setengah manusia setengah ikan yang disebut Mermaid atau putri duyung. Karena karakternya yang aneh, makhluk ini kemudian lebih sering dikaitkan dengan hal mistis ketimbang sains.

Mermaid adalah sebuah istilah yang diberikan kepada makhluk air yang memiliki tubuh dari pinggang ke atas seperti perempuan sedangkan pinggang ke bawah seperti seekor ikan. Walaupun kita hanya pernah mendengar makhluk ini dari sekumpulan dongeng, keberadaan makhluk ini bisa dilacak di dalam literatur hingga 2.000 tahun yang lalu.

Kata Mermaid berasal dari kata Mere yang berarti Laut (dalam bahasa Inggris kuno) dan kata Maid yang berarti perempuan. Jadi, makhluk yang disebut sebagai Mermaid adalah makhluk setengah manusia setengah ikan yang berjenis kelamin perempuan, sedangkan yang berjenis kelamin pria disebut Merman.
Continue reading

Kingoodie dan London Hammer – Tantangan terhadap teori evolusi ?

Ooparts. Satu kata yang aneh dan mungkin anda sudah pernah mendengarnya. Kata itu sesungguhnya adalah kependekan dari Out of place artifacts. Dengan bahasa yang sederhana, artefak yang salah tempat. Saya akan memberikan dua contoh yaitu, London Hammer dan Kingoodie Hammer. Selain dianggap salah tempat, kedua artefak tersebut jelas-jelas menantang teori evolusi yang sudah mapan.

Continue reading

Ropen,Makhluk Cryptid dari Papua Nugini

Di timur pesisir Papua Nugini terdapat serangkaian pulau yang bernama kepulauan Bismarck, Rambunzo dan Umboi adalah dua pulau kecil yang terdat di kepulauan tersebut. Kedua pulau ini disebut sebagai tempat tinggal Ropen yang jika diartikan secara bebas dari bahasa setempat memiliki arti “Setan Terbang / Demon Flyer”.

Continue reading

Cryptid : Kongamato, Burung Pra-Sejarah dari Afrika

Sekitar 65 juta tahun yang lalu, berawal dari masa Jurassic dan berakhir pada masa Cretaceorus, hiduplah mahluk reptil terbang raksasa yang dikenal sebagai Pterosaurus. Mayoritas dari kerangka Pterosaurus ini kebanyakan ditemukan diwilayah lautan yang kemungkinan berarti mereka adalah pemakan ikan dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka diwilayah pesisir perairan.

Continue reading

10 mahluk Cryptid yang Dianggap Menyeramkan

Berikut dibawah ini akan disajikan 10 hewan Myth, walaupun sebagian besar adalah hewan-hewan imaginer yang tidak dapat dibuktikan keberadaannya namun terdapat beberapa hewan yang berbasis pada kenyataan. Cryptid adalah istilah yang digunakan untuk menyebut makhluk yang keberadaannya mengemuka oleh berbagai saksi dan peristiwa namun sebagian besar diantaranya tidak bisa diterima keberadaanya, bahkan makhluk-makhluk Cryptid ini telah masuk kedalam imajinasi dan pikiran kita seolah berkhayal mereka eksis dan berada disekitar kita seolah-olah kucing dan anjing yang hidup dipekarangan kita.

Continue reading

5 hewan Cryptid yang kini diakui keberadaannya

Cryptozoology, ilmu yang mempelajari tentang “binatang-binatang tersembunyi” yang keberadaan atau kebenaran tentang adanya binatang itupun belum diakui oleh sains modern. Binatang yang dikenal sebagai “cryptid” seringkali dikaitkan dengan legenda dan mitos yang pada akhirnya berakhir pada sebuah kesimpulan kalau mereka adalah sebuah HOAX. Beberapa cryptid yang terkenal antara lain adalah Bigfoot, Loch Ness, Chupachabra, dll

Semuanya masih terselubung misteri. Namun, ada pula hewan yang awalnya diakui sebagai sebuah cryptid, dongeng rakyat, imajinasi bahkan sebuah tipuan / hoax yang sekarang secara resmi bukan oleh satu atau dua saksi mata yang melihatnya namun oleh dunia mengakui mereka.
Memories mempersembahkan 5 binatang terpilih dari sekian binatang yang semula berstatus cryptid, kini menjadi salah satu spesies hewan yang diakui dunia.

Continue reading

Jenglot dan Fakta Ilmiahnya

Kebudayaan primitif memang menarik untuk dikaji. Di Haiti kita punya boneka voodo, dan di Indonesia, kita punya santet. Kalau dilihat-lihat, tidak masuk akal kalau keduanya berhubungan. Tapi sebenarnya, ada hubungannya. Hanya saja secara tidak sadar, ia berada jauh dalam tradisi dinamisme dan animisme kita.

Manusia senang menganggap benda tak hidup sebagai benda hidup. Kita melihatnya dalam dongeng dari penjuru dunia, dan bahkan di film dora. Beberapa membuat patung sebagai dewa. Beberapa bertindak lebih ekstrim lagi. Menjadikan patung benar-benar seperti manusia, yaitu dengan membentuknya dari daging. Jenglot adalah tipe patung demikian. Anda mungkin tidak percaya dengan kesimpulan kami ini, lagi pula siapa faktailmiah, apakah kami sudah meneliti jenglot langsung? Tidak. Tapi kami punya bukti tidak langsung yang memperkuat pendapat kami bahwa jenglot adalah boneka. Berikut fakta-faktanya.

Continue reading

Cryptozoology : Makhluk SkyFish atau Batang Terbang (FlyingRods)

Mereka mungkin di sekitar anda di langit, di air, bahkan di rumah anda sekelebat tiba-tiba melesat cepat di depan anda. Keberadaan mereka telah sring ditangkap kamera dan video. Tak seorang pun tahu apa sebenarnya mereka, di mana mereka berasal, apakah mereka masih hidup, dan mereka tidak pernah bisa disentuh, dilihat atau ditangkap. Mahluk ini disebut “batang,” “skyfish” .

Continue reading

“Cryptozoology”, Ilmu yang mempelajari tentang Hewan-Hewan Mitos dan Legenda

cryptozoology

Apa itu Cryptozoology? Ya, seperti yang tertera pada judul di atas, Cryptozoology adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang hewan-hewan yang dianggap mitos, takhyul, legenda, ataupun supranatural. Ilmu ini memang terkesan aneh dan mengada-ada, bahkan terkesan sebuah kesia-siaan. Tapi jangan salah, para peneliti hewan-hewan cryptid ini selalu menyertakan bukti-bukti dan sisa-sisa dari tubuh hewan-hewan yang mereka investigasi,sebelum mendaklarasikan kepada publik bahwa hewan-hewan tersebut benar.

Continue reading

Kebohongan cerita Sejarah Bangsa Nisnas, bangsa sebelum Nabi Adam

Kita tau banyak di dunia maya yang memposting tengtang bangsa nisnas ini,menurut versi mereka masing-masing,ada yang berpedoman pada agama dan ada juga berpedoman pada ilmu.saya di sini hanya akan membahas menurut versiku juga,yang lebih banyak berpedoman pada ke duanya,dan sedikit analisa bukti-bukti. kalian jangan bosan dengan apa yang akan saya tuliskan ini ya?karena akan panjang artikelnya.ini demi melurukan sejarah dan apa yang terkandung dalam kitab pedoman para umat manusia generasi anak cucu adam,agar tidak salah persepsi dengan banyaknya versi cerita tentang bangsa nisnas ini.

Saya di sini akan menggunakan kata “yakin” bukan “mungkin” dalam artikel dan analisis kali ini,apa pun itu di tujukan agar kita yakin dengan apa yang kita yakini,bukan hanya persepsi fiksi/dongeng belaka.


Gambar peninggalan artefak bangsa nisnas

Gambar di atas adalah peninggalan artefak bangsa nisnas/mahkluk generasi sebelum adam. Sedikit gambaran tentang bangsa nisnas ini adalah bangsa yang ada sebelum nabi adam,dan telah membuat peradaban di massa itu,banyak yang menyebutkan bangsa nisnas ini wujudnya hampir sama seperti manusia namun setengah hewan, ras nya sendiri di bagi 3, ras yang setengah hewan, seperti kepala hewan dan badan manusia atau sebaliknya namun mereka hidup di daratan, ras kedua meliputi manusia utuh namun memiliki sayap layaknya malaikat, namun tetap ia manusa bukan malaikat, karena malaikat terbuat dari dzat cahaya, sedangkan manusia terbuat dari tanah,ras ketiga yaitu manusia setngah hewan namun mereka hidup di air dan meliputi setngah manusia dan setengah hewan air, seperti ikan.

Mereka hidup sekitar 200-65 juta tahun lalu, bersamaan dengan bangsa jin dan peradaban dinosaurus. Kita tidak dapat pungkir memang, bahwa bangsa jin lebih dulu mendiami bumi sebelum khalifah pertama di turunkan kebumi (khalifah itu pemimpin/penerus/pengganti untuk tinggal di bumi) ke khalifahan ini sudah berangsur 7 generasi menurut kitab al-quran. Dan kita manusia anak cucu adam adalah generasi kedelapan, dan termasuk yang sempurna. Begitulah Allah swt menciptakan mahkluk/khalifah untuk memimpin bumi,sama seperti kita manusia, jika saat membuat sesuatu yang baru kita alami dalam hidup, maka untuk mencapai kesempurnahan ada tahapanya. Begitupun dengan tuhan/allah, meniptakan kekhalifahan bumi pun seperti itu, dengan 7 generasi di harapkan manusia sekarang(anak cucu adam) dapat menjadi yang sempurna dari ciptaanya yang sebelumnya.

 

Bangsa Nisnas memang belum sempurna, konon kehancuran mereka di karenakan kesombongan mereka dengan kemajuan teknologi dan kemakmuran duniawi bangsanya, hingga nafsu mereka mebludak, saling bunuh, membuat peperangan demi merebutkan wilayah, dan lupa akan penciptanya, dengan teknologi mereka yang canggih melampaui manusia sekarang (anak cucu adam) mereka saling bunuh, dan menumpahkan darah, ledakan nuklir hebat menghujani di seluruh kawasan bumi, membuat kehancuran.Tentu saja bukan itu tujuan Allah menciptakan mereka begiupun kita(anak cucu adam). Pada akhinya Tuhan mengirim pasukan malaikatnya turun kebumi untuk menghapus kealifahan bangsa nisnas yang sudah lepas kendali ini, Pasukan Malaikat yang di pimpin oleh Azazel (ini sebelum Azazel di kutuk menjadi iblis di neraka olehnya) mendapat perlawanan yang cukup dari bangsa nisnas. Namun dengan tentara Tuhan ini bukan tidak mungkin mereka (bangsa nisnas) sudah pasti kalah.banyak dari bangsa nisnas yang terbunuh/punah,namun sedikit yang melarikan diri kabur dan membuat peradaban lagi. Setelah di bumi hanguskan tentara Tuhan,barulah di turunkanya khalifah Adam As.

Itulah sedikit cerita bangsa nisnas yang beredar dari dunia maya. Menurutku itu tidak seperti cerita sejarah, melainkan seperti cerita dongen kebanyakan. Konon bangsa nisnas di bumihanguskan oleh Allah dan malaikatnya itu di karenakan tehkologi mereka yang dahsyat hingga saling membunuh dan berkeinginan untuk mengungkap kebenaran tentan Tuhan , hingga Tuhan takut terungkap kebenranya dan sebelum terungkap Tuhan segera mengirim para malaikat untuk memusnahkanya. Ini sangat tidak masuk akal bukan? kita sebagai manusia yang percaya Tuhan serahusnya tidaklah membuat cerita dongeng yang seperti itu. Bagai mana mungkin Tuhan takut terungkap kebenaranya oleh ciptaanya sendiri? Sendangkan Tuhan ingin ciptanya itu mengetahui Tuhan?? di sinilah ketertarikan saya tentang cerita dongen ini.

Cerita ini penuh dengan kebohongan sang penciptanya sendiri. Sehingga membuat kebenaran bangsa nisnas ini ternodai menurutku. Sebenarnya bangsa sebelum generasi anak cucu adam itu memang ada, namun tak sebesar itu ceritanya. Ini terbukti dari sebagian ayat al-Quran menengarai bahwa sebelum penciptaan Adam As terdapat manusia-manusia yang hidup dimana para malaikat dengan ingatan pikiran mereka tentang manusia,

bertanya kepada Allah Swt,

“Apakah Engkau akan menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah”


Dimana dapat disimpulkan dari ayat ini bahwa terdapat masa yang telah berlalu sebelum penciptaan Nabi Adam. Namun terdapat beberapa riwayat dari para Imam Ahlulbait As yang sampai kepada kita menegaskan bahwa sebelum generasi ini, terdapat generasi-generasi sebelumnya yang telah punah dan riwayat-riwayat ini menetapkan periode-periode manusia sebelum periode yang ada sekarang ini. Sebagai contoh kami akan menyebutkan sebuah hadis berikut ini:

Penyusun Tafsir Ayyasyi meriwayatkan dari Hisyam bin Salim dan Hisyam bin Salim dari Imam Shadiq As yang bersabda,

“Apabila malaikat-malaikat tidak melihat makhluk-makhluk bumi sebelumnya, yang menumpahkan darah lantas dari mana mereka dapat berkata, “Apakah Engkau akan menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah?”

Nah itu sebagian dari ayat al-quran yang mngutip tentang bangsa nisnas (manusia sebelum adam) maksud dari ke dua ayat tersebut adalah pertanyaan malaikat terhadap Allah Swt saat Allah membuat adam(sesat sebelum meniupkan ruh pada jasad tanah liat adam). Dari situ jelas bahwa cerita dongen bangsa nisnas (bangsa sebelum adam) ini musnah BUKAN karenah di bantai para malaikat, melainkan karena peperangan antar bangsa nisnas (yaitu 3 ras bangsa nisnas) mereka saling menumpahkan darah. Tidak ada memang dalam al-quran yang menceritakan tentang bangsa nisnas ini. Karena alquran di turunkan hanya untuk generasi/periode adam. Para arkeolog pun pernah melakukan penelitian tentang bangsa nisnas ini, namun hanya artefak-artefak kuno yang di temukan. Ukiran/lukisan ukiran yang menggambarkan bangsa nisnas setengah hewan setengah manusia dll, tidak pernah di temukan fosil atau teknologi apapun yang ada dalam ceritu dongeng bangsa nisnas yang mempunyai teknologi supercanggih.

Jika mereka benar-benar hidup dalam teknologi super canggih,maka seharusnya ada peninggalan yang membuktikan bahwa mereka mempunyai itu,tapi yang di temukan hanyalah puing-puing peradaban mereka,sekilas tidak ada kecanggihan dari peninggalanya,bahkan terlihat sama dengan peninggalan peninggalan kuno yunani.namun para ilmuwan menghentikan penelitian tentang peradaban bangsa nisnas ini,di karenakan analisis dari penemuan reruntuhan bangsa nisnas ini tidak masuk di akal,sangat bertentagan dengan ajaran agama semua umat anak cucu adam sekarang ini,maka dari itu penelitian ini di hentikan.

Kita dapat ambil kesimpulan bahwa mereka tidak mempunyai teknologi tinggi, melainkan peradaban berkembang yang sangat rumit, dan berbeda dengan peradaban manusia sekarang ini,makanya di sebut canggih.  Lalu bagaimana mereka punah? memang benar ada campur tangan tuhan di balik kepunahan mereka karena telah lepas kendali seagai khalifah bumi, di sini ada dua teori yang memusnahkan mereka, pertama karena jatuhnya meteor 65 juta tahun yang juga mengakibatkan kepunahan pada dinosaurus, kita tau bahwa bangsa nisnas hidup seumuran dengan dinosaurus, dan debu vulkanik menutup bumi berjuta tahun lamanya, hingga mengakibatkan perubahan iklim yang ekstrim. Teori kedua adalah mereka punah akibat peperangan. Mungkin keduanya benar setelah peperangan bengansur, Tuhan melaknat bangsa nisnas dengan meteor, karena akan di gantikan kekhalifahan adam. Itu menurut persepsi saya. Lalu bagai mana dengan peninggalan-peninggalan kuno seperti piramida mesir, tabung lampu kuno, candi candi dan masih banyak lagi peninggalan kuno yang menimbulkan persepsi bagi kalangan arkeolog dan sejarawan, dan membuat bingung pula dengan cara pembuatanya yang tidak masuk di akal, karena peradaban manusia kuno tidak mungkin sacangggih itu untuk membuat candi candi, tabung lampu, piramida pedang damaskus yang terkenal dengan kerumitan pembuatnya dan yang tertajam di dunia. Saya yakin bahwa peradaban kuno manusia ada campur tangan bangsa nisnas yang tersisa dari sisa kepunahan dahulu, ini terbukti dari setiap ukiran ukiran yang tertera pada peninggalan manusia kuno yang rumit itu. Yaitu ukiran ukiran mahkluk setengah hewan setengah manusia yang sedang di sembah oleh para manusia periode kini(anak cucu adam) yang terukir di peninggalan kuno piramida,saya yakin kenapa mereka di sembah, karena kecerdasan mereka ini yang tak di miliki manusia periode nabi adam, bangsa nisnas mengajrkan ilmu kepada anak dan cucu adam, namun ilmu mereka ini yang tidak bisa di nilai oleh logika manusia periode nabi adamlah yang membuat manusia kuno menyembahnya, dan ini terbukti dari para arkeolog yang bingung oleh pembuatan can candi, piramida dan peninggalan kuno lainya.

Saya lebih yakin lagi tentang keberadaan mahkluk mahluk mitologi yunani yang setengah hewan setengah manuisia yang di sembah dan di takuti bangsa yunani kuno adalah bangsa nisnas yang tersisa dari kepunahan, seperti putri duyung dari ras nisnas yang hidup di air, medusa dari ras yang hidup di darat,d an manusia berkepala serigala/anjing yang terukir di piramida dan kuil-kuil mesir kuno. Mereka tersebar di beberapa daratan di bumi, dan ras manusia sempurna namun memiliki sayap terdapat di asia tepatnya di indonesia, dari 3 ras yang tersisa dan tersebar di beberapa daratan di bumi inilah mereka menunjukan eksis tensinya sebagai khalifah bumi yang gagal dan di ambang kepunahan, mereka juga mengajarkan kepada manusia kuno tentang ilmu-ilmu mereka dan membuat peninggalan kunoa yang luarbiasa dan susah di terima nalar para arkeolog sekarang ini.

Karena mereka hidup bersamaan dengan eksitensi jin, maka tidak mungkin keanehan keanehan yang terjadi/peninggalan-peninggalan kuno yang luarbiasa ini didapat oleh bangsa nisnas karena berkerjasama dengan bangsa jin, seperti perang maha brata yang menceritakan perang nuklir, saya yakin baha tidak ada teknologi niklir di saat perang mahabrata. Tapi saya yakin orang-orang di masa perang mahabrata bisa membuat ledakan nuklir, seperti dikisahkan panah arjuna di lepaskan dan terlihat ekor api debelakangnya, lalu sekilas membuat ledakan dahsyat. Ini malah di jadikan oleh para penulis dunia maya sebagai roket arjuna, yang berkapasitas ledakan nuklir. bahkan tidak sedikit ilmuwan juga percaya itu, karena adanya radiasi nuklir yang besar di temukan di india.

(kisah ini dari india,baca artikel selengkapnya di Misteri Vimana, Teknologi kendaraan terbang India Kuno).

Tapi menurutku itu bukan akibat perang mahabrata.

Kita tau,bahwa bumi ini terbentu dari berbagai zat milyaran tahun lalu, zat itu merupakan nuklir yang beradiasi,bukan tidak mungkin di belahan bumi kita ini ada radiasi nuklir yang tak tertutupi oleh lapisan tanah. Kita harus memilih yang benar atas keyakinan tentang suatu peristiwa massa lalu, agar tidak terjadi pelencengan sejarah. Kenapa saya sayin seperti itu,karena beberapa faktor

1. Teknologi canggih yang dimiliki mahkluk sebelum adam/perang mahabrata ini belum pernah terbukti benar adanya, bahkan peninggalan peninggalnya pun bisa di bilang kuno/jauh dari ke canggihan. Jika benar teknologi mereka canggih seharusnya ada bukti yang relavan yang membuktikan itu, contoh hal kecil adalah peninggalan logam yang berbentuk teknologi canggih misalnya, Jika manusia jaman sekarang yang ada pada jaman nisnas maka peninggalan yang di berikan akan banyak sekali barang barang canggih,seperti brangkas baja,gedung gedung moderen, kendaraan, bahkan artefak kita yang akan tinggalkan bukansebuah ukiran, melainkan gadget yang terdapat foto foto manusia masa kini, bukan begitu? namun berbeda dengan peninggalan peradaban sebelum nabi adam ini yang di bilang canggih oleh arkeolog dan para pembuat cerita dongen dunia maya..peninggalanya pun berupa batu yang di ukir ukir, reruntuhan pemukiman yang sangat sederhana namun konsep dan fungsinya sangat rumit dan tidak lain terbuat dari tanah/batu yang di susun, saya yakin peninggalan tercanggih adalah pedang damaskus, yang di tempa dengan banyak lapisan logam terus menuerus hingga menjadi pedang seribu lapisan logam yang tipis dan lebih kuat melampau besi baja yang tebalnya 1 meter,dan dapat menebas baju baja, badan babi dengan sekali tebas. Ini terbukti dari kerumitan pembuatanya dan pewaris ilmu ini sudah tidak ada,saya yakin mereka di warisi oleh bangsa nisnas. Saya akan percaya bahwa mereka memiliki teknologi canggih apa bila sudah di temukan logam berbentuk yang berusia ratusan juta tahun oleh arkeolog masa kini namun selain pedang.

2. Menurutku bangsa nisnas adalah bangsa yang peradabannya sedang berkembang namun sebelum sempurna mereka telah memulai peperangan, ini terbukti dari peninggalan mereka yang jauh mendekati canggih, dan lalu terjadilah meteor menabrak bumi jutaan tahun lalu, namun berhasil bertahan dari kepunahan, membuat peradaban baru dari nol,  namun kekhalifahan adam segera di turunkan waktu itu,akhirnya muncul lah manusia moderen saat ini, dan manusia kuno telah di ajarkan beberapa ilmu yang di miliki oleh bangsa nisnas dan bangsa nisnas membuktikan ke eksistensinya ke pada anakcucu adam,bahkan di alquran di tuliskan bahwa “maka ada dari anak cucu adam yang menikah dengannya (bangsa nisnas) dan melahirkan anak anak dari mereka”.

Itulah persepsi saya tentang bangsa nisnas/bangsa sebelum nabi adam,kenapa saya sangat yakin sekali dengan persepsi saya ini? Karena semua sudah di tulis di alquran, dan manusia telah dibekali fikiran dan logika untuk menyimpulkan. itu lah yang aku gunakan untuk berspekulasi tentang bangsa nisnas, mengkaji dari alquran dan ilmu/penemuan-penemuan yang ada.

kita sebagai bloger harus berhatihati terhadap penulisan massa lalu,agar tidak terjadi kesesatan bagi pembacanya, apa lagi mengaranga cerita. Karena kehidupan massa lalu,massa kini,massa depan,sudah tertulis di alquran,kita manusia hanya bisa mengikutinya alur itu,bukan melencengkan sejarah.

Tuhanlah yang tahu detailnya. huwallah huwalam.

Fulcanelli – Alchemist yang misterius

“Salah satu kisah paling aneh yang pernah muncul dari awan misteri yang menyelimuti ilmu kuno alchemy adalah kisah yang menyangkut master modernnya, Fulcanelli”

—Kenneth Johnson, 1992—

Alchemy adalah sebuah ilmu pengetahuan kuno yang berfokus pada usaha untuk mengubah logam dasar menjadi emas (transmutasi), penelitian mengenaiElixir of Life (ramuan hidup abadi) dan pencapaian hikmat tingkat tinggi. Praktek ini telah dilakukan oleh penduduk masa purba, mulai dari Mesir, India, Mesopotamia, Eropa hingga Cina dan Jepang.


Salah satu aspek yang terpenting dari ilmu Alchemy adalah Philospher’s Stone, sebuah substansi yang dipercaya mampu mengubah logam dasar menjadi emas. Substansi ini telah dicari oleh para alchemist selama ribuan tahun tanpa hasil.

Selama ini, Alchemy masih digolongkan kedalam Pseudo Science karena dianggap tidak mengikuti kaidah sains yang baku dan tidak ada bukti ilmiah yang dihasilkan. Bahkan Isaac Newton yang pernah menulis beberapa bahasan soal alchemy juga tidak berhasil memecahkan misteri Philospher’s Stone atau Elixir of Life. Tentu saja, ini membuat ilmu alchemy tergantung-gantung diantara fiksi dan realita.

Namun, pada awal abad ke-20, di Paris, beredar sebuah rumor kalau di kota itu tinggal seorang alchemist yang hidup secara rahasia dan telah berhasil memecahkan rahasia kuno transmutasi, dengan kata lain, rahasia Philosopher’s Stone sendiri. Alchemist ini dikenal dengan nama Fulcanelli.

Fulcanelli Muncul
Rumor ini berasal dari Eugene Leon Canseliet (1899-1982) dan sahabatnya Jean-Julien Champagne (1877-1932) yang mengaku sebagai murid langsung dari Fulcanelli. Kedua orang ini juga pendiri dari kelompok esoterik rahasia Perancis bernama Les Freres d’Heliopolis atau The Brotherhood of Heliopolis.

Eugene Canseliet
Jean-Julien Champagne

Fulcanelli yang berarti “The Fire of the Sun” disebut sebagai master yang memimpin kelompok kecil tersebut.

Menurut Canseliet, Fulcanelli adalah seorang pria yang sudah berumur, kaya raya dan memiliki pengetahuan yang luar biasa dalam seni, arsitektur dan bahasa. Ia juga disebut sebagai alchemist sejati yang telah memperoleh pengetahuan mengenai rahasia Philosopher’s Stone. Namun, identitas pria misterius ini masih dirahasiakan dari anggota perkumpulan lainnya. Hanya Canseliet dan Champagne yang pernah bertemu muka dengannya.

Para anggota yang tidak pernah berjumpa dengan master alchemist ini mulai meragukan keberadaannya, sampai suatu hari, sebuah buku misterius muncul.

Buku itu muncul di Paris pada tahun 1926 dengan judul “Le Mystere des Cathedrales” atau ‘The Mystery of Cathedrals” dan hanya dicetak sebanyak 300 eksemplar.

Konon, siapa saja yang membaca buku itu dengan cara yang tepat akan mengetahui rahasia transmutasi seperti mengubah timah menjadi emas. Nama pengarang yang tercantum di sampul depan buku itu hanya satu kata, Fulcanelli.

36 Ilustrasi pada buku itu dibuat oleh Jean Julien Champagne dan kata pengantarnya ditulis oleh Eugene Canseliet. Canseliet mengaku telah mengatur penerbitan buku itu atas permintaan pribadi dari Fulcanelli.

Dengan terbitnya buku ini, keraguan akan keberadaan tokoh misterius itu sirna karena buku itu mengandung tingkat intelektualitas yang luar biasa.

Buku ini berisi topik mengenai interpretasi simbol pada berbagai katedral Gothic dan bangunan lain di Eropa. Menurut isi buku ini, bangunan-bangunan Gothic tersebut menyembunyikan instruksi alchemy dalam simbol-simbol yang terukir di bangunan itu.

Walaupun topik ini sudah pernah disinggung oleh banyak penulis sebelumnya, namun tidak pernah ada orang yang menulis dengan cara yang begitu jelas dan spesifik. Dengan demikian Fulcanelli mulai menjadi pusat perhatian di kalangan para alchemist dan okultis di paris.

Pada tahun 1930, buku kedua kembali muncul. Judulnya “Les Demeures Philosophales” atau ‘The Dwellings of the Philosophers”. Sekali lagi, Canseliet menulis kata pengantarnya dan Champagne membuat ilustrasinya.

Canseliet mengaku kalau Fulcanelli sebenarnya juga telah membuat buku ketiga yang berjudul “Finis Gloria Mundi” atau “The End of Worldly Glory”.Namun, entah mengapa, Fulcanelli memerintahkan untuk menghancurkan naskahnya sebelum diterbitkan.

Menurut Canseliet, Fulcanelli pernah memberikan kepadanya sejumlah bubuk alchemy yang disebut “powder of projection” pada tahun 1922. Dengan bubuk ini, Fulcanelli mengijinkan Canseliet mengubah empat ons timah menjadi emas.

Transmutasi
Kesaksian Canseliet mengenai kemampuan Fulcanelli mengubah logam menjadi emas diteguhkan oleh Albertus Spagyricus.

Dalam bukunya yang berjudul “The Alchemist of the Rocky Mountains”, ia mengatakan kalau Fulcanelli pernah mengubah setengah pon timah menjadi emas dan mengubah empat ons perak menjadi uranium di tahun 1937.

Peristiwa transmutasi ini terjadi di Castel de Lere, dekat Borges dan disebut-sebut disaksikan oleh Pierre de Lesseps bersama dua ahli fisika, seorang ahli kimia dan seorang ahli geologi.

Albertus berkata:

“Ketika Fulcanelli menambahkan substansi tak dikenal kedalam setengah pon timah cair, timah itu berubah menjadi emas dengan berat yang sama. Fulcanelli melakukan hal yang sama dengan perak yang kemudian segera berubah menjadi Uranium. Ketika ditanya nama substansinya, ia hanya mengatakan kalau substansi itu berasal dariFerrous Pyrite.”

Tentu saja, jika peristiwa ini benar terjadi, maka tidak diragukan lagi, Fulcanelli mungkin adalah satu-satunya alchemist abad 20 yang berhasil melakukan transmutasi.

Selain kemampuannya melakukan transmutasi, Fulcanelli juga dipercaya memiliki pengetahuan yang jauh lebih maju dibanding jamannya. Kesaksian mengenai ini datang dari seorang ahli kimia yang juga jurnalis bernamaJacques Bergier.

Pertemuan dengan Jacques Bergier
Pada Juni 1937, Bergier mengaku pernah didatangi oleh seorang pria misterius yang memintanya untuk menyampaikan pesan kepada ilmuwan fisika Andre Helboner. Pria misterius itu berkata kalau ia merasa berkewajiban memperingatkan mereka akan bahaya yang bisa ditimbulkan dari usaha memanipulasi energi nuklir. Saat itu, bom atom belum tercipta. Ini berarti pria misterius tersebut memiliki pengetahuan yang belum dikenal luas di dunia sains saat itu. Bergier yakin kalau pria itu adalah Fulcanelli.

Jacques Bergier

Yang lebih aneh lagi adalah, setelah kunjungan ke Bergier, American Office for Strategic Services (Cikal bakal CIA) mulai mengadakan penelitian yang ekstensif mengenai sosok Fulcanelli hingga akhir perang dunia II. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan semua ilmuwan yang memiliki pengetahuan awal mengenai nuklir untuk mencegah pembelotan kepada pihak musuh. Tetapi Fulcanelli tidak pernah ditemukan.

Pertemuan Terakhir Canseliet dan Fulcanelli
Dalam kesaksiannya puluhan tahun kemudian, Canseliet mengaku berjumpa lagi dengan Fulcanelli pada tahun 1954 dimana ia melihat Fulcanelli tidak bertambah tua. Ini menunjukkan kalau ia juga berhasil menemukan rahasia Elixir of Life.

“Master sudah sangat tua, namun 80 tahun seperti biasa saja baginya. 30 tahun kemudian, aku kembali melihatnya dan ia terlihat seperti seseorang yang berusia 50 tahun. Ia tidak terlihat lebih tua dibandingkan saya.”

Saat itu Canseliet mengadakan perjalanan ke Seville, Spanyol, dimana ia dibawa melewati jalan yang berliku-liku menuju sebuah kastil besar yang berada di antara pegunungan. Setibanya disana, ia disambut oleh Fulcanelli sendiri.

Di dalam kastil, Canseliet mengaku melihat ada wanita dan anak-anak berpakaian seperti abad pertengahan. Lalu, Fulcanelli membawanya ke sebuah laboratorium dan mengijnkannya untuk melakukan eksperimen. Setelah perjumpaan itu, ia tidak pernah bertemu dengan Fulcanelli lagi.

Sosok Fulcanelli tidak pernah muncul lagi ke permukaan. Canseliet juga mengatakan kalau tahun itu adalah tahun terakhir perjumpaannya dengan tokoh misterius itu.

Jadi, disinilah misterinya berada. Apakah Fulcanelli benar-benar ada?

Siapa Fulcanelli Sebenarnya
Sejak kemunculannya, tokoh misterius ini telah menghantui para penganut alchemy dan okultisme di seluruh dunia hingga hari ini. Identitasnya yang tersembunyi membuat Fulcanelli dikultuskan oleh banyak kelompok alchemy di seluruh dunia.

Ada teori kalau Fulcanelli sebenarnya adalah anggota terakhir keluarga kerajaan Perancis, The Valois. Keluarga ini memang sejak lama telah tertarik dengan hal-hal magis dan mistik. Walaupun seluruh keluarga ini telah dibasmi oleh raja Henri III pada tahun 1589, namun ada keturunannya yang masih bertahan hingga tahun 1615.

Ada lagi teori yang mengatakan kalau Fulcanelli adalah penjual buku okultis,Pierre Dujols. Namun, Dujols diketahui bukan seorang alchemist sejati.

Yang lain percaya kalau Fulcanelli adalah salah satu dari tiga alchemist yang hidup di Perancis saat itu yang menggunakan pseudonim Auriger, Faugeronsdan Dr.Jaubert. Namun, argumen melawan teori ini cukup masuk akal. Jika Fulcanelli adalah salah seorang dari mereka, mengapa menggunakan lebih dari satu nama alias?

Lalu, sebagian lagi mencurigai Pierre de Lesseps. Lambang keluarga Lesseps adalah kuda laut. Lambang Fulcanelli yang ditemukan di buku pertamanya juga kuda laut.

Patrick Riviere, murid Canseliet, punya pendapat berbeda. Ia percaya kalau Fulcanelli adalah Jules Violle, ahli fisika terkenal Perancis.

Jules Violle

Violle adalah seorang ahli fisika yang meneliti radiasi matahari dan penyerapannya oleh atmosfer.

Lalu, sebagian lagi percaya kalau Fulcanelli adalah F Jolivet Castelot, presiden dari Alchemist’s Society of France tahun 1914. Pria ini juga merupakan anggota dari Ordo Kabalistik de la Rose-Croix yang legendaris. Kesimpulan ini diambil karena pada sampul belakang buku kedua Fulcanelli yang berjudul “Les Demeures Philosophales” terdapat lambang perisai Dom Robert Jollivet, seorang biarawan abad ke-13 yang juga mempelajari alchemy. Jadi, wajar kalau orang mengira Fulcanelli adalah keturunan langsung dari Castelot.

Yang lain, mencoba mengambil jalan tengah. Menurut mereka, Fulcanelli bukan pseudonim dari satu orang, melainkan merujuk kepada The Brotherhood of Heliopolis yang didirikan oleh Champagne dan Cansaliet.

Namun, dari semua dugaan tersebut, dugaan paling populer selalu berkisar kepada dua tokoh yang memperkenalkan Fulcanelli ke publik untuk pertama kalinya, Yaitu Canseliet dan Champagne. Kedua orang inilah yang terlibat langsung dengan buku Fulcanelli dan mengaku mengenal Fulcanelli secara pribadi.

Canseliet dan Champagne yang misterius
Apakah Canseliet adalah tokoh dibalik nama Fulcanelli?

Ada beberapa keberatan mengenai teori ini. Saat buku pertama Fulcanelli terbit, usia Canseliet masih 20an tahun. Ia dianggap masih terlalu muda untuk memperoleh pengetahuan luas mengenai subjek alchemy yang rumit. Lagipula, penelitian terhadap gaya bahasanya pada kata pengantar menunjukkan adanya perbedaan dengan gaya bahasa pada isi buku tersebut.

Karena itu, mata orangpun tertuju kepada Champagne, sang ilustrator buku Fulcanelli. saat buku itu terbit, umurya sudah 50 tahun lebih.

Penerbit buku Fulcanelli bernama Jean Schemit percaya kalau Champagne adalah Fulcanelli karena pada beberapa kesempatan Canseliet menyebut Champagne sebagai masternya. Champagne lahir tahun 1877 dan sudah mempelajari alchemy sejak usia 16 tahun. Tahun 1916. Ia bertemu Canseliet yang berusia 17 tahun dan mengangkatnya sebagai murid.

Menurut beberapa orang, Champagne pernah mengakui kepada mereka kalau ia adalah Fulcanelli. Menariknya, di buku Le Mystere des Cathedrales, ada moto yang tertulis: UBER CAMPA AGNA. Bunyi kalimat ini memiliki kesamaan fonetik dengan nama lengkap Champagne, Jean-Julien Hubert Champagne.

Argumen ini diperkuat dengan fakta kalau Champagne adalah sosok dibalik pendirian perkumpulan Freres d’Heliopolis.

Namun, ada beberapa hal yang membuat orang menolak teori ini, yaitu karakter Champagne yang sepertinya tidak sesuai dengan kriteria seorang master alchemist.

Champagne adalah seorang pembual. ia juga suka berkelakar, suka bersilat lidah dan juga sering mabuk. Jadi, wajar saja kalau ia kadang suka mengaku sebagai Fulcanelli. Ia meninggal tahun 1932 akibat infeksi yang parah. Jempol kakinya bahkan sampai lepas dengan sendirinya. Sangat tragis untuk seorang master alchemist sejati.

Sepeninggal Champagne, Eugene Canseliet terus melakukan penelitian di bidang alchemy hingga meninggal pada tahun 1982. Sebelum kematiannya, ia mengakui kalau ia gagal memecahkan rahasia Philosopher’s Stone ataupun Elixir of Life.

Dengan demikian, identitas Fulcanelli yang misterius ikut terkubur bersama dengan kematiannya.

Tsuchinoko, Reptil Cryptid Misterius dari Jepang

Asal Usul Tsuchinoko

Tsuchinoko adalah makhluk cryptid yang berasal dari Jepang. Nama Tsuchinoko berasal dari nama lokal untuk “hewan” menurut penduduk daerah Kansai (Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku). Hewan ini dilaporkan pernah terlihat oleh saksi mata di berbagai tempat di Jepang, kecuali di Hokkaido dan Kepulauan Ryukyu. Namun hingga saat ini, belum pernah ada yang berhasil menangkap Tsuchinoko.

Tsuchinoko memiliki ciri-ciri seperti ular, tetapi berperut gendut atau mirip dengan pin bowling dan suaranya mencicit seperti tikus. Tsuchinoko merupakan seekor reptil yang memiliki panjang 30-80 cm dengan kepala lebih besar dan taring yang beracun.

Dikatakan pula bahwa Tsuchinoko mampu melompat hingga sekitar satu meter dan bergerak sangat cepat. Ada tiga pendapat yang berbeda mengenai cara bergerak Tsuchinoko:

Tsuchinoko berjalan dengan menggigit buntutnya lalu berputar menggelindingkan tubuh,

Tsuchinoko berjalan seperti ulat,

Tsuchinoko berjalan dengan menggoyangkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan.

Mungkinkah Ini Penjelasan yang Masuk Akal?

Beberapa orang menganggap bahwa kemungkinan besar para saksi tersebut hanya salah melihat saja. Perut ular yang baru saja menelan mangsa yang berukuran besar akan membesar seperti sosok Tsuchinoko yang dilaporkan para saksi. Selain itu, Tsuchinoko mirip dengan kadal genus Tiliqua yang masuk ke Jepang sebagai hewan peliharaan sejak sekitar tahun 1970-an. Kadal tersebut memiliki kaki yang kecil dan hampir tidak terlihat sehingga di tengah kerimbunan dapat disangka sebagai Tsuchinoko.

Pendapat lain mengatakan bahwa kemungkinan besar para saksi tersebut hanya melihat ulat Hemeroplanes. Namun pada kenyataannya, ulat ini hidup di Amerika Latin bukan di Jepang dan ulat ini sedang terancam punah.

Jadi, betulkah hewan-hewan ini yang dilihat oleh para saksi sebagai Tsuchinoko? Simpan dulu jawaban Anda. Mari kita lanjutkan lagi. . .

Sejarah Tsuchinoko

Jika saja memang betul para saksi telah salah menafsirkan hewan-hewan tersebut sebagai Tsuchinoko, lalu bagaimana dengan bukti-bukti mengenai hewan misterius ini? Banyak sejarah yang menunjukkan bahwa Tsuchinoko adalah seekor makhluk yang memang ada.

Tsuchinoko pertama kali disinggung dalam Kojiki, sebuah teks kuno abad ke-8 yang merupakan manuskrip bahasa Jepang tertua di dunia. Dalam teks itu, Tsuchinoko dijelaskan sebagai dewa padang rumput.

Bukti lainnya adalah ditemukannya alat-alat dari batu berbentuk ular yang mirip dengan Tsuchinoko dari situs arkeologi Zaman Jomon di Hida, Prefektur Gifu. Gambar yang mirip Tsuchinoko juga ditemukan pada bagian luar tembikar berbentuk guci yang berasal dari situs arkeologi di Prefektur Nagano.

Dan dalam ensiklopedia Wakan Sansai Zue asal Zaman Edo, Tsuchinoko ditulis dalam artikel berjudul Nozuchihebi.

Penampakan Tsuchinoko


Pada tanggal 6 Juni 2001, disebuah kota bernama Mikata, Jepang, ditemukan seekor reptil yang memiliki ciri fisik yang sama dengan Tsuchinoko.

Menurut pejabat pemerintah lokal bernama Toshikazu Miyawaki, makhluk yang berhasil ditangkap oleh penduduk Jepang beberapa waktu yang lalu adalah benar Tsuchinoko. “Kami memutuskan untuk membiarkan hewan ini beradaptasi dengan lingkungan barunya,” kata Miyawaki. Pemerintah lokal telah membangun sebuah kandang untuk hewan tersebut.

“Menimbang ciri-ciri tersebut (ciri-ciri Tsuchinoko), kami dapat memastikan bahwa hewan ini adalah benar Tsuchinoko,” katanya, “ketika dibawa ke balai kota, tubuhnya benar-benar tebal dan pendek. Beberapa orang juga mendengar dia mencicit.”

Miyawaki mengatakan bahwa hewan yang tertangkap itu memiliki panjang sekitar 70 cm ketika ditangkap pada tanggal 6 Juni 2001, sekarang telah bertumbuh hingga 1 meter. Setelah lebih dari seminggu dipamerkan ke publik di dalam aquarium plastik, reptil itu kelihatan lelah. Setelah kondisinya stabil, pemerintah kota baru akan memikirkan cara meneliti hewan itu. Mungkin dengan mengambil sampel DNA dari tubuhnya.

“Bahkan jika ternyata hewan itu bukan Tsuchinoko, tetap saja hewan itu belum pernah ditemukan sebelumnya di dunia. Saya berharap spesiesnya akan diakui,” tambah Miyawaki.

Saya bertanya-tanya dalam hati, apa benar hewan yang tertangkap di Mikata itu Tsuchinoko? Kenapa tidak mirip dengan Tsuchinoko? Tapi lebih dari itu, ini menarik. . . Sekarang Anda percaya atau tidak? Hayo. . .

Orang Pendek (Bunian) -Makhluk Hominid mini dari Sumatera

Orang pendek adalah makhluk cryptozoology paling termashyur di Indonesia. Konon menurut para saksi ia memiliki tubuh seperti kera, namun berjalan seperti manusia. Berbeda dengan Bigfoot di Amerika, maka Orang Pendek benar-benar sesuai dengan namanya. Makhluk ini hanya memiliki tinggi kurang dari satu meter.

Orang Pendek adalah makhluk cryptozoolgy yang dipercaya hidup tersebar di beberapa wilayah Sumatera seperti Bengkulu, Palembang dan Jambi. Nama-nama lain yang sering diasosiasikan dengan Orang Pendek antara lain : Atu Pendek, Orang Bunian, Ijaoe, Sedabo, Sedapa, Sindai, Uhang Pandak, Orang Letjo dan Orang Gugu. Makhluk ini memiliki tinggi hanya sekitar 70 cm, diselubungi oleh bulu gelap. Namun wajahnya relatif tidak diselimuti bulu. Kadang-kadang para saksi mendengar suara-suara aneh yang keluar dari mulutnya.Mulanya banyak peneliti yang menduga bahwa makhluk ini sesungguhnya adalah seekor kera atau siamang. Namun deskripsi para saksi mengenai perilaku dan cara berjalannya tidak sesuai dengan perilaku kera atau siamang. Lagipula, jejak-jejak kaki yang ditemukan menunjukkan bahwa makhluk ini tidak tergolong kedalam primata yang sudah dikenal.

Ahli Cryptozoology W Osman Hill percaya bahwa Orang Pendek masih memiliki hubungan dengan Homo Erectus dari jawa. Peneliti lain menghubungkannya dengan hobbit dari Flores. Sedangkan penduduk lokal Sumatera percaya bahwa Orang Pendek adalah makhluk yang ramah, yang hanya menyerang hewan-hewan kecil untuk makanan. Karena itu mereka menerima keberadaan makhluk ini dengan toleransi.

Legenda Orang pendek mulai terdengar sejak awal abad 20. Pada tanggal 21 Agustus 1915, Edward Jacobson menemukan sekumpulan jejak misterius di tepi danau Bento, di tenggara gunung Kerinci, Propinsi Jambi. Pemandunya yang bernama Mat Getoep mengatakan bahwa jejak sepanjang 5 inci tersebut adalah milik Orang Pendek.Pada Desember 1917, seorang manajer perkebunan bernama Oostingh berjumpa dengan Orang Pendek di sebuah hutan dekat Bukit Kaba. Ketika makhluk itu melihatnya, ia bangkit berdiri lalu dengan tenang berjalan beberapa meter dan kemudian naik ke pohon dan menghilang.

Bukan hanya di Kerinci, penampakan makhluk ini juga sempat dilaporkan di wilayah Palembang. Seorang Belanda yang bernama Van Herwaarden menceritakan bahwa ia melihat Orang Pendek di sebuah pohon di utara Palembang pada Oktober 1923. Pertama, Herwaarden bermaksud menembaknya, namun kemudian ia melihat makhluk itu sangat mirip dengan manusia sehingga ia memutuskan untuk membiarkannya. Pengalamannya dipublikasikan di majalah Tropical Nature no.13 yang terbit tahun 1924.

Pada tahun 1924 juga, museum nasional Bogor menerima cetakan jejak yang dipercaya sebagai milik orang pendek, namun akhirnya museum berhasil mengidentifikasi bahwa jejak tersebut adalah milik beruang Melayu yang diketahui kadang memang berdiri dengan dua kaki. Para ilmuwan yang skeptis kemudian menulis keraguan mereka akan keberadaan Orang pendek.

Beberapa tahun kemudian, Museum kembali menerima bangkai yang dipercaya sebagai Orang Pendek. Penemuan ini sempat menjadi headline selama 2 hari karena adanya hadiah yang ditawarkan untuk penemuan bangkai Orang Pendek. Namun kemudian ketahuan ternyata bangkai tersebut adalah milik seekor kera yang dimodifikasi oleh penduduk lokal yang ingin mendapat hadiah.

Minat sains terhadap Orang pendek mulai padam sejak saat itu.

Namun makhluk ini kembali mulai mendapat status internasionalnya pada tahun 1989 ketika seorang penulis Inggris bernama Deborah Martyr menemukan jejak-jejak Orang Pendek di barat daya Sumatera. Jejak-jejak tersebut setara dengan jejak anak kecil berusia 7 tahun. Ia lalu mencetak jejak tersebut dengan gips dan mengirimnya ke badan pemerintahan yang mengurus taman nasional, namun kemudian cetakan itu hilang.Setelah 5 tahun meneliti, Martyr akhirnya melihat sendiri Orang Pendek di wilayah gunung Kerinci pada 30 September 1994. Makhluk itu terlihat sedang berjalan dengan tenang dengan dua kakinya. Setelah jarak beberapa puluh meter, makhluk itu berhenti sebentar, menoleh ke Martyr, lalu menghilang ke dalam hutan. Sejak penampakan itu, Martyr masih menjumpai makhluk itu dua kali.

Luar biasanya, walaupun Orang Pendek umumnya berhabitat di Kerinci, propinsi jambi, namun penampakan makhluk ini terjadi di hampir seluruh Sumatera.

Pada tahun 1995 ketika gempa besar melanda Liwa, Lampung, beberapa penduduk lokal menyampaikan kepada para pekerja asing bahwa mereka menyaksikan Orang Pendek keluar dari hutan, mungkin takut akibat gempa besar tersebut.

Para peneliti kemudian mulai mendapat kemajuan ketika pada tahun 2001, sekelompok tim ekspedisi amatir dari Inggris yang dipimpin oleh Adam Davies menemukan sekumpulan jejak yang dipercaya milik Orang pendek.Cetakan jejak kaki tersebut dikirim ke Cambridge untuk dianalisa dan hasilnya jejak tersebut adalah miliki seekor kera dengan campuran karakter gibon, orangutan, simpanse dan manusia.

Dengan adanya segudang laporan penampakan dan contoh rambut serta cetakan jejak kaki, pada September 2009 ini, sekelompok tim peneliti dari Inggris yang bernama Centre for Fortean Zoology (CFZ) berangkat menuju Kerinci untuk mencari keberadaan Orang Pendek.

Tanggal 1 Oktober 2009, Tim tersebut masih berada di Kerinci. Tujuan mereka jelas. membawa bukti yang lebih kuat dan meyakinkan mengenai keberadaan Orang Pendek.

Tim yang terdiri dari empat orang ini akan dibantu oleh suku pedalaman setempat (suku kubu) untuk mencari keberadaan makhluk ini. Kepala suku dan banyak dari anggota suku ini telah menyaksikan keberadaan Orang Pendek dengan mata kepala mereka sendiri.

Tim ini berangkat pada awal September 2009. Pada pertengahan September, mereka melaporkan bahwa mereka telah menemukan jejak kaki yang diyakini sebagai milik Orang Pendek. Bahkan dua anggota tim, Dave Archer dan Sahar Didmus mengaku melihat Orang pendek dengan mata kepala sendiri. Menurut mereka, makhluk itu awalnya bersembunyi di belakang pohon, lalu kemudian tiba-tiba berlari dengan dua kakinya masuk lebih dalam ke hutan. menurut Dave, Orang pendek memang memiliki kemiripan dengan simpanse. Bedanya makhluk ini berjalan dengan dua kaki seperti manusia.

Foto berikut dikirim oleh anggota tim sebagai bukti keberadaan makhluk misterius ini.


Dengan adanya perkembangan terbaru gempa di Sumatera yang terjadi pada tanggal 30 November dan 1 Oktober kemarin, Apakah Orang Pendek akan menampakkan dirinya kembali ?