Renungan : Kisah Si Gagak Putih

Pic_Kelagh_sefid_1

Kenapa dengan Gagak Putih?

Gagak biasanya berwarna hitam, tapi tahukah kalian ada gagak yang terlahir berbulu putih? apakah dia langka? abnormal? Kita bayangkan keren ya, unik….tapi ceritanya gak sesimpel itu

Gagak Putih sering dimangsa induknya sendiri setelah beberapa hari dia menetas. Gagak Putih sebenarnya gak langka seperti yang kita kira, mereka sering ada, tapi kebanyakan gak berhasil selamat dari induknya untuk tumbuh dewasa.

Albino? bukan, mereka bukan albino, kita gak bisa memaklumi kecacatannya karena dia bukan Albino, kalau albino adalah kekurangan pigmen dalam tubuhnya, tapi gagak putih mengalami sebuah kondisi yang disebut Leucism, kelainan genetik yang membuat pigmen melanin tidak tersimpan di bulu-bulunya, kalo albino tubuhnya gak bisa memproduksi melanin jadinya warna sluruh tubuhnya putih kalo Leucism tubuhnya bisa memproduksi melanin tapi tidak tersimpan di bulu-bulunya.

Gagak Putih yang berhasil selamat dari induknya tumbuh besar dengan menderita dan harus dibully teman-teman dan saudaranya karena berbeda, hina, mereka gak akan pernah bisa kawin dan bereproduksi karena gak ada gagak yang mau kawin sama mereka, mereka dianggap bukan gagak. Mereka makan hanya untuk hidup, hidup hanya untuk lari, menahan pedih, dan menghindar.

Mereka mengajarkan pada kita, bahwa Cacat dan Terlahir Beda itu sebenarnya tidak sama, mereka mendapat perlakuan demikian karena gagak gagak lainnya yang mempersempit cara mereka memandang keseragaman dan perbedaan. Tuhan menciptakannya demikian untuk sebuah alasan.

Mereka sejatinya adalah diri mereka sendiri, spesiesnya sendiri yang terpisah dari spesies asli mereka, dari awal menetas sampai kematian menjemput mereka.

Kalau kita mengira hidup kita yang paling menyedihkan mungkin sesekali kita harus melihat kebawah.

Advertisements

RENUNGAN : KISAH SI KUCING JELEK!

Aku mendapatkan cerita ini dari sebuah blog situs lelucon dan ketika membacanya aku berfikir cerita ini seharusnya dibaca oleh semua orang, jadi aku menulis ulang cerita ini dalam bahasa Indonesia dan memperbaiki beberapa terjemahan grammarnya, berhubung aku tidak ahli dalam menulis atau menerjemahkan jadi saya buat alakadarnya dan berharap kalian bisa memahami apa isi cerita ini. ceritanya begini “

156392_vctlv

Di sebuah tempat di dunia ini hidup seekor kucing jelek. Semua orang di komplek tua disudut kota tahu siapa si “Jelek” itu. Si Jelek adalah seekor kucing jantan. Si Jelek hanya memiliki tiga hal untuk melanjutkan hidupnya: berjuang, makan sampah, dan cinta.

Continue reading

Darah Juang Mahasiswa (Pesan Sang Ibu).MP3

darah juang

Tatkala aku menyarungkan pedang
Dan bersimpuh di atas pangkuannya,
Tertumpah rasa kerinduanku pada sang Ibu
Tangannya yang halus mulus membelai kepalaku,
bergetarlah seluruh jiwa ragaku
Musnahlah seluruh api semangat juangku

Namun sang Ibu berkata :
Anakku sayang, apabila kakimu sudah melangkah di tengah padang,
tancapkanlah kakimu dalam-dalam
dan tetaplah terus bergumam
sebab gumam adalah mantra dari dewa-dewa,
gumam mengandung ribuan makna.
Apabila gumam sudah menyatu dengan jiwa raga,
maka gumam akan berubah menjadi teriakan-teriakan!
Yang nantinya akan berubah menjadi gelombang salju yang besar!!
yang nantinya akan mampu merobohkan istana yang penuh kepalsuan!!
gedung-gedung yang dihuni kaum munafik!!
Tatanan negeri ini sudah hancur Anakku
Dihancurkan oleh sang penguasa negeri ini

Mereka hanya bisa bersolek di depan kaca
tapi membiarkannya punggungnya penuh noda
dan penuh lendir hitan yang baunya kemana mana
Mereka selalu menyemprot kemaluannya denang parfum luar negeri
Di luar berbau wangi di dalam penuh dengan bakteri
Dan hebatnya sang penguasa negeri ini, pandai bermaniin akrobat
Tubuhnya mampu dilipat-lipat yang akhirnya
pantat dan kemaluannya sendiri mampu dijilat-jilat!

Anakku apabila pedang sudah dicabut
janganlah surut, janganlah bicara soal menang dan kalah,
sebab menang dan kalah hanyalah mimpi-mimpi,
mimpi-mimpi muncul dari sebuah keinginan,
Keinginan hanyalah sebuah khayalan ,
yang akan melahirkan harta dan kekuasaan.
Harta dan kekuasaan hanyalah balon-balon sabun yang terbang di udara!

Anakku asahlah pedangmu,
ajaklah mereka bertarung di tengah padang,
lalu tusukkan pedangmu di tengah-tengah selangkangan mereka!!
Biarkan darah tertumpah di negeri ini!!”
Satukan gumammu menjadi revolusi!!!
 
*
*
*
 

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Tuk bebaskan rakyat…

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami berjanji…

Download lagu Darah Juang (Pesan Sang Ibu) DISINI!!

 

Kisah Inspirasi | Kesombongan Diri

Budi, seorang anak laki-laki SD kelas 3 baru saja memenangkan sebuah medali sebagai pembaca terbaik di kelas. Terbuai oleh kesombongan, ia menyombongkan diri dihadapan pembantu di rumah, “Bibi, coba lihat, jika mau Bibi dapat membaca sebaik saya.” Pembantu itu mengambil buku, memandangnya, dan akhirnya berkata dengan terbata-bata, “Nak Budi, saya tidak bisa membaca.”

Sombong seperti burung merak, anak kecil itu lari ke ruangan keluarga dan berteriak kepada ayahnya, “Yah, Bibi tidak bisa membaca, sedangkan saya meski baru berumur 8 tahun, saya sudah dapat medali untuk kehebatan membaca. Saya ingin tahu bagaimana sih perasaannya, memandang buku tapi tidak bisa membaca.”

Tanpa berkata sepatah pun, ayahnya berjalan menuju rak buku, mengambil satu buku, dan memberinya ke Budi dan berkata, “Bibi merasa seperti ini.” Buku itu ditulis dalam bahasa Jerman dan Budi tidak bisa membaca satu kata pun.

Anak laki-laki itu tidak akan pernah melupakan pelajaran itu sekejap pun. Bila perasaan sombong datang, dia dengan tenang akan mengingatkan dirinya, “Ingat, kamu tidak bisa membaca dalam bahasa Jerman.”

Filosofi Landak

Hari itu, adalah musim salju yang paling ekstrim di Kanada. Banyak binatang yang mati akibat rasa dingin yang teramat sangat.
Di suatu daerah, tinggal sekelompok Hedgehog (sejenis landak). Mereka memutuskan untuk tinggal secara berkelompok di dalam sebuah gua, agar tetap hangat. Mereka mendekatkan diri satu sama lain. Namun ketika mulai berdekatan, duri-duri mereka melukai teman-teman terdekat mereka.

Continue reading

Inspirasi : Rajawali , Hewan Bermental Baja

Apakah ciri-ciri burung rajawali?

Ciri yang utama dan terutama yaitu tidak takut badai.

Burung rajawali malah menantikan datangnya badai. Dia akan mengembangkan sayapnya, memperhatikan dengan pandangan visinya, kapan badai datang. Sebab dia akan menghadapinya dan menggunakan badai itu untuk melambung tinggi. Burung rajawali tidak mengepak-ngepakkan sayapnya, tetapi dia mengembangkan sayapnya.

Kisah Semut dan Lalat

Kisah Semut dan Lalat

Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.

Continue reading

Belajar dari Padi

“Jadilah seperti padi, semakin berisi, semakin menunduk”,


Peribahasa yang demikian sering kita dengar, namun tak banyak dari kita yang mempraktekannya. Tak hanya peribahasa di atas yang dapat kita pelajari. So, read kindly, apply and enjoy it!

1. Pertama,

Kita belajar dari cara penanaman pada, yaitu menanamnya dengan cara berjalan mundur. Di sini, kita tidak belajar dari cara berjalannya yang mundur, karena dalam hidup kita diharuskan untuk maju dan semakin maju. Yang dapat kita pelajari ialah, seorang petani, berjalan mundur sedang matanya tertuju ke depan. Dari hal ini, kita mendapat nasehat penting, yaitu:  

Pandangan kita dalam sebuah kita kehidupan, haruslah memandang ke depan, dan melihat pekerjaan yang telah kita lakukan (dalam hal ini petani memandang pada padi yang sudah ia tanam di depannya, karena petani berjalan mundur saat menanam padi).

Dengan maksud, kita diharuskan: 
Bersyukur kepada Tuhan, atas pimpinannya pada apa yang telah kita lakukan. Dan jika disaat yang lalu, Tuhan telah menolong kita, percayalah bahwa hari depan Tuhan masih akan tetap menolong kita, (dalam hal ini, padi kita umpamakan sebagai hasil kerja kita bersama Tuhan). 

2. Kedua,

Saat tanaman padi bertumbuh, tumbuh pula ilalang bersamanya, pasti terdapat juga hama yang akan membuat pertumbuhan tanaman padi terganggu, dan membuat petani menyemprotkan pestisida dsb, untuk membunuh hama dan qulma. Begitupulah dengan kehidupan kita, saat kita bertumbuh secara psikis, akan selalu ada pribadi yang memang harus ada untuk membentuk karakter kita, dan kita akan dibuatnya merasa tidak nyaman dan cenderung mengekspresikan 5 emosi dasar yang ada secara tak terkontrol. Mengutip kata seorang motivator yang berkata, 

Pribadi yang direncanakan naik, akan selalu diganggu untuk turun”

Dengan pengertian, kita semua diciptakan untuk naik (dalam kondisi lebih mulia), lalu datanglah si jahat untuk membuat kita terjatuh dan berbalik dari rencana indah Tuhan. Namun, jika kita tidak merasakan ada gangguan atau godaan, segaralah sadar! Karena kemungkinan hati nurani kita telah tumpul dan menganggap hal yang salah (dosa) itu sebagai suatu yang biasa kita lakukan, bukan lagi sebagai suatu yang membuat kita terpuruk. Namun, jika kita merasa berada pada tempat, dimana kita diuji sebagai pembentukan karakter kita,  Tuhan akan menolong kita dan membuat semua pengganggu kita menjadi tangga naik kita dan hidup kita lebih berkualitas.

3. Ketiga,
Padi telah cukup masak dan berisi sehingga membuat padi itu menunduk. Hal inilah telah kita ketahui, seperti yang sudah saya tulis tadi. Namun, tetap saja kita mengenal dengan benar apa yang dimaksud dengan padi yang berisi tersebut menunduk atau orang yang rendah hati itu seperti yang bagaimana? Sederhananya,  orang yang rendah hati jarang sekali mengambil contoh dirinya sendiri untuk menasehati orang lain, dan menganggap bahwa ia jauh lebih baik. 

4. Keempat,
Pasa penuaian dan saat petani akan menampih kita. Sebuah tanaman padi bila bertahan sebagai orang yang rendah hati dalam masa ujian sekalipun, akan membuat hati petani menjadi senang. Hal demikian juga terjadi dalam kehidupan kita. Mampukah kita survive, sampai Tuhan menuai kita dari dunia dan menempatkan kita di sorga?

Begitulah, apa yang bisa saya bagikan kepada anda untuk menginspirasikan hidup anda.

So, nasehatnya:
Bersyukurlah kepada apapun yang telah diperbolehkan Tuhan dalam hidup kita. Bahkan dari sebuah tanaman yang IA telah ciptakan dapat membuat kita lebih mengerti tentang kehidupan. Dan percayalah selalu, bahwa rancangan Tuhan ialah rancangan damai sejahtera!

Sumber

Wallahu a’lam bish-shawabi… (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)

Toleransi

“Aku mentolerir segelintir orang yg berbeda perspektifnya denga cara pandang ku, baik itu berdasarkan karena ketidaktahuan atau karena memang suatu ijtihad, bahkan lebih dari itu aku mendoakan semoga ia tercatat dalam suatu ganjaran pahala karena niatnya, meski dalam keadaan tidak tahu”

 

~ As-Syahid As-Syaikh

Tips Menyelesaikan Skripsi untuk Mahasiswa Kebanyakan

kerjakan-skripsi

Jika Anda bukan mahasiswa kebanyakan, mungkin tulisan ini tidak banyak manfaatnya. Meski demikian, bukan berarti Anda tidak boleh membacanya. Yang jelas, tips ini saya buat untuk dibaca dan dipahami oleh mahasiswa kebanyakan. Ini adalah tips untuk orang kebanyakan dari orang kebanyakan sehingga harapannya lebih mudah dimengerti :) Tulisan ini adalah rangkuman twit saya dengan topik #TipsSkripsi sehingga mungkin ada penulisannya yang tidak sesuai EYD. Mohon dipahami dan silakan fokus pada isi dan pesannya.

  1. Saya ingat kata-kata Anies Baswedan “Skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai”. Tidak cukup kalau sekedar punya IDE skripsi yang hebat :)
  2. Pada akhirnya, skripsi adalah sebuah buku yang terjilid rapi. Ide-ide hebat itu penting tapi skripsi adalah soal menulis.
  3. Cara terbaik menemukan topik skripsi adalah dengan membaca skripsi/penelitian yang sudah ada sebelumnya.
  4. Sejak semester awal, baca skripsi kakak kelas. Jangan bingung kalau tidak paham semuanya. Wajar. Setidaknya jadi terbiasa
  5. Sebaiknya punya satu buku (atau file) yang isinya rangkuman skripsi yang sdh dibaca dari awal sehingga terdokumentasi
  6. Buku itu berisi: judul, penulis, tahun, dan deskripsi singkat isi skripsi. Bisa buat dalam tabel seperti ini. Seminggu 1 skripsi.
  7. Menjelang skripsi, kamu sudah akan punya bayangan tema besar skripsi yang diminati. Bacalah skripsi yang satu tema.
  8. Dengan membaca skripsi/penelitian itu kamu akan tahu apa yang sudah dilakukan orang lain dan apa yang belum dilakukan.
  9. Dengan membaca jadi tahu apa yang sudah ada sehingga tahu apa yang belum ada (celah/gap) lalu bisa isi celah itu dengan usulan penelitian.
  10. Tanpa pernah membaca penelitian lain, mustahil kamu bisa usulkan “ini adalah topik yang baru dan belum pernah dilakukan”
  11. Ingat “kita tidak tahu ke mana harus melangkah jika kita lupa dari mana kita berasal” skripsi juga begitu :)
  12. Selain mencari sendiri, topik skripsi juga bisa diberikan oleh dosen. Ini lebih mudah tapi juga tidak gampang.
  13. Kalau mau cari topik dari dosen, dekati dan amati dosen yang bidangnya kamu minati. Proaktiflah. Tanya pd beliau.
  14. Kalau topik dari dosen, tanya bahan bacaan agar bs bilang “sdh dilakukan penelitian a, b, c dll tapi topik z ini belum diteliti”
  15. Intinya dari manapun topik skripsi itu, HARUS bisa dijamin topik itu baru dengan menunjukkan topik-topik lain yang sdh ada.
  16. Tapi jangan khawatir berlebihan. Ini ‘cuma’ skripsi kok. Kamu tidak sedang nulis untuk menang hadiah Nobel. Santai aja :)
  17. Topik baru itu bukan berarti harus benar-benar belum pernah ada. Bisa saja itu pernah diteliti tapi kamu lihat dari sisi lain.
  18. Kalau ada skripsi lain tentang sesuatu yang kamu suka, bisa saja topik kamu sama tapi pendekatan/data/aplikasi beda :)
  19. Kamu bilang “sdh dilakukan penelitian sejenis bla bla bla tapi penelitian ini akan gunakan pendekatan/data/aplikasi beda”
  20. Bisa saja skripsi kamu menguji temuan dalam skripsi sebelumnya jika diterapkan di kawasan lain atau dengan data berbeda.
  21. Biasanya di setiap universitas ada petunjuk skripsi termasuk templatenya. Gunakan itu untuk proposal dan skripsi
  22. Kalau tidak ada petunjuk, ikuti pola/struktur skripsi/proposal kakak kelas. Yang ditiru polanya, bukan isinya
  23. Dalam membuat proposal, pastikan ada fakta dan fenomena yang diamati lalu penelitian-penelitian yang sdh ada dan apa yang belum ada
  24. Selanjutnya sampaikan “dengan memperhatikan fakta, fenomena dan penelitian lain, maka diusulkan topik X dalam skripsi ini”
  25. Proposal peneliti harus tunjukkan bahwa dia paham apa yang sdh ada, tahu apa yang belum ada lalu idenya mengisi yang belum ada itu
  26. Tunjukkan Bagaimana caranya mengisi yang belum ada itu (metodologi), dengan apa? (Bahan/data/alat)
  27. Lalu apa hasil yang diharapkan dari proses itu dan apa manfaatnya. Pastikan ini juga disampaikan saat presentasi proposal
  28. Tips saat presentasi proposal skripsi pernah dikultwitkan oleh @geodesiugm dalam tagar #SemPro. Silakan simak :)
  29. Dalam membuat skripsi, kerjasama dengan dosen sangat penting. Kenali dosen kamu. Beda dosen beda perilaku. Perhatikan!
  30. Idealnya dosen harus jadi motivator dan inspirator. Dosen belum tentu paham semua hal secara teknis. Sadarilah :)
  31. Jangan harap dosen selesaikan semua masalahmu. Tugasnya bukan itu tapi memberi arahan saja.
  32. Pastikan hubungan dekat dengan dosen. Kadang dosen tidak menyenangkan tapi menghindari dosen adalah awal kegagalan skripsi.
  33. Sebaliknya, dosen harus mampu menjadi menjaga semangat mahasiswa, tidak justru mematikannya dengan komentar negatif.
  34. Akan ada masa-masa suram dalam skripsi. Tips saya, jangan hindari dosen, Seberapapun seremnya. Dia pasti ingin kamu lulus.
  35. Sadarilah tidak ada yang bisa selesaikan semua hal sendiri. Jangan sungkan bertanya pada teman atau siapapun.
  36. Saat skripsi, saya tanya pada dosen jurusan lain, tanya pd teman fakultas lain, kursus singkat juga. Tempuh semua cara baik.
  37. Ingat, betapapun ‘jahat’ kesannya. Pembimbing adalah temanmu, bukan musuh. Dia ada untuk meluluskanmu. Hadapi!!!
  38. Saat masa suram, paksakan diri untuk tetap ke kampus. Di sana ada aura positif untuk membangkitkanmu kembali.
  39. Saat masa suram, berdiam diri di kos sambil main game memang nyaman tapi itu hanya memperbesar rasa bersalah.
  40. Inti dari keluar dari masa suram adalah tega pada diri sendiri untuk membuatnya ‘menderita’ dan ‘tidak nyaman’
  41. Skripsi adalah sebuah cerita. Belajarlah menulis sesuatu yang mengalir. Belum bisa? Banyak membaca dan latihan
  42. Ngetwit dan bikin status FB itu bagus tapi kalau hanya mengandalkan itu, kamu tidak akan terlatih bercerita panjang
  43. Kamu terbiasa dengan potongan-potongan info pendek dan kepribadianmu telah terbentuk demikian tapi skripsi adalah cerita panjang
  44. Suka tidak suka, skripsi bukan twit, bukan status FB yang berupa pecahan info random. Sadari dan latihlah dari sekarang
  45. Menulis blog adalah salah satu sarana berlatih menulis panjang yang runut dan lengkap untuk latihan skripsi
  46. Meski panjang, skripsi bisa dipecah-pecah jadi bagian pendek sehingga kamu tidak gentar duluan dalam menulis
  47. Bagaimana cara makan seekor sapi? Potong jadi bagian-bagian kecil :)skripsi yang tebal juga begitu. Pecah jadi bagian-bagian kecil.
  48. Penting sekali membuat kerangka skripsi yang lengkap dan detil sehingga kamu bisa kerjakan sediki demi sedikit.
  49. Pada akhirnya, skripsi adalah hasil kerja keras. Skripsi untuk yang tekun/rajin, bukan yang pintar/genius.
  50. Saat cari ide, kecerdasan dan kreativitas memang penting tapi saat menyelesaikan skripsi kamu harus rajin dan tekun.
  51. Kadang kamu pilih pembimbing karena dia hebat di bidangnya. Sadarilah, orang hebat itu sibuk karena dibutuhkan di mana-mana.
  52. Tugas dosen: ngajar, meneliti, pengabdian pd masyarakat. Kamu bukan satu-satunya yang diurusin. Buatlah kesepakatan kerja!
  53. Tidak semua dosen adalah manajer yang baik. Saya mungkin termasuk salah astunya. Kamu harus bantu agar skripsi lancar.
  54. Misal bantu dosen bisa ngoreksi skripsi dengan cepat dengan menunjukkan bagian-bagian yang perlu dikoreksi dan bagian yang sudah.
  55. Kalau ada koreksi berupa tulis tangan, simpan dengan baik jangan sampai hilang. Saat nyerahkan koreksian kamu juga harus ada arsip.
  56. Memang ngeselin tapi ada kok kejadian dosen menghilangkan draft skripsi mahasiawanya :( Antisipasi dengan arsip yang bagus.
  57. Dosen juga manusia yang bisa teledor. Sayangnya, kalau ada kejadian, lebih sering mahasiswa yang jadi repot. Makanya antisipasi ya.
  58. Lakukan pertemuan rutin meskipun kemajuan tidak ada. Ini penting untuk memotivasi tetap kerja. Daripada malu, ya nggak? :)
  59. Sekali lagi ingat, skripsi adalah tulisan, bukan hanya model, bukan hanya ide-ide cemerlang, bukan hanya penemuan yang menggemparkan.
  60. Mengutip lagi Mas @aniesbaswedan “Skripsi yang baik adalah yang selesai”. Semoga ini bermanfaat. Terima kasih :)

“Eagle Flies, Chicken Stays”

Gambar
Diceritakan dahulu kala terdapat seekor elang dan seekor ayam yang bersahabat bersama. Meskipun sang elang dapat menerkam ayam, tapi hal itu tidak dilakukannya, dan mereka pun memilih bersahabat bersama.Setiap kali sang elang terbang, si ayam selalu lari pontang-panting. Terkadang si ayam baru terbang sedikit, tapi sudah ngos-ngosan dan elang pun merasa kasihan.

Suatu ketika si ayam meminta sang elang untuk mengajaknya terbang tinggi sampai ke ujung langit dan sang elang pun menyetujuinya. Tapi sayangnya, belum sampai diujung langit si ayam sudah mulai takut akan ketinggian, perutnya mual dan ia mendesak sang elang untuk menurunkannya.

Begitu turun, sampailah mereka di sebuah peternakan dan bertemu dengan paman sapi. Paman sapi ini sangat baik sekali dan rela berbagi makanan dengan si ayam. Si ayam pun heran, kok ada yah tempat yang begitu enaknya seperti ini? Tidak perlu berburu untuk mencari makan, semuanya sudah tersedia dengan melimpah di sini.

Begitu sang elang mengajak ayam untuk terbang lagi, si ayam pun menolak. Pikirnya buat apa bersusah payah melawan ketinggian demi mencari makan, toh di peternakan ini semuanya sudah tersedia dengan melimpah. Sejak saat itu persahabatan mereka pun berakhir, sang elang memutuskan untuk terbang lebih tinggi lagi dan si ayam pun memutuskan untuk tinggal dengan jaminan makanan yang ada di peternakan itu.

Suatu ketika, si ayam mendengar bahwa ibu petani ingin makan ayam hari itu. Mendengarnya, si ayam pun lari pontang-panting, namun apa daya badannya yang kegemukan karena banyak makan tak mampu membawanya pergi jauh. Akhirnya si ayam pun tertangkap dan berakhir di meja makan.

Manakah jiwa yang anda pelihara?

Dari cerita di atas, kita dapat mengambil pelajan, “hewan” seperti apakah yang sedang anda pelihara di dalam jiwa anda? Apakah anda sedang memelihara elang? atau memelihara ayam?

Elang adalah hewan yang sangat susah dikandangkan, ia memilih berburu sendiri dan terbang semakin tinggi ketika badai datang. Elang adalah simbol pejuang, entrepreneur dan para professional yang berkelana dengan helicopter view untuk selalu mencari tantangan baru yang dapat membuatnya terbang lebih tinggi. Ia mampu menerkam peluang secepat kilat, larinya cepat, DNA-nya terbentuk dari mengamati, belajar dan berbuat. Elang adalah risk taker, penjelajah yang berani meski berangkat sendirian.

Sedangkan ayam adalah makhluk kandangan. Ia lebih senang berada pada zona nyaman yang membuat mereka “aman” dengan segala fasilitas yang diberi, yang membuat mereka tetap bisa bermalas-malasan tanpa evaluasi dari pihak lain. Sekelompok ayam ini bisa kita lihat dari kebanyakan mereka yang bekerja di sektor pelayanan pemerintah. Walaupun diberi makanan yang berkecukupan, ayamnya penyakitan, kerjanya malas, matanya redup dan terkadang tiduran.

Saya tidak berkata bahwa semua yang bekerja di sektor pelayanan pemerintah itu bermental ayam, tapi sejauh yang saya temui sampai saat ini, kebanyakan penghuninya bermental ayam seperti yang saya jelaskan di atas.

Untuk itu, janganlah mudah kita dimanjakan keadaan yang lama-lama membuat kita bermental ayam. Terbanglah setinggi mungkin, tangkap peluang secepat kilat dan beranilah mengambil resiko untuk berburu sendirian. Semoga kita semua mampu memelihara elang di dalam jiwa kita.

Gambar

Kisah Tukang Cukur yang Mempertanyakan Adanya Tuhan

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.

 

 

 

Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

 

Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.

“Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.

 

“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, apa yang terjadi di jalanan itu menunjukkan bahwa Tuhan itu tidak ada? Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, mengapa ada orang sakit??, mengapa ada anak terlantar??”

 

“Jika Tuhan ada, pastiah tidak akan ada orang sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

 

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

 

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

 

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (mlungker-mlungker, istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

 

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”

 

Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”.

“Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”

 

“Tidak!” elak si konsumen.

“Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana,” Si konsumen menambahkan.

 

“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!” sanggah si tukang cukur.

”Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.

 

“Cocok!” kata si konsumen menyetujui.” Itulah point utama-nya!.

 

Sama dengan Tuhan, Tuhan itu juga ada, tapi apa yang terjadi… orang-orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

 

Apakah Tuhan harus memaksa untuk datang kepada-Nya baru dunia tidak ada kesusahan? Semua kembali pada diri kita masing-masing.

Gambar

MENGENAL TIPE-TIPE MAHASISWA UNGGUL

Kampus, sebuah laboratorium tempat sivitas akademika (baca : mahasiswa) bereksperimen dan bertransformasi menjadi pribadi yang unggul. Banyaknya variabel yang bisa dimainkan, membuat profil mahasiswa pun menjadi beragam. Walaupun tidak mewakili semua, secara umum mahasiswa terbagi dalam beberapa kategori jenis keunggulan.

Gambar

Tipe pertama adalah mahasiswa dengan prestasi akademik yang unggul (academic excellence student). Mahasiswa tipe ini biasanya memiliki indeks prestasi kumulatif lebih dari 3.5 (cumlaude) dan lulus dengan waktu yang cepat, menjadi asisten mata kuliah atau praktikum, penelitian maupun proyek dosen, hingga mewakili kampusnya dalam berbagai kompetisi ilmiah nasional dan internasional. Muhammad Khoiruddin Rajulaini dari Teknik Industri Undip danEva Dwi Mayrani dari Ilmu Keperawatan Undip adalah contoh dari tipe mahasiswa ini. Keduanya yang merupakan mahasiswa penerima beastudi etos angkatan 2009 ini, ber-IPK cumlaude serta pernah mendapat IP sempurna 4.   Tidak hanya itu, mereka pun banyak mengharumkan kampus mereka dengan menorehkan prestasi dalam kompetisi akademik, seperti Rajulaini yang menjadi mahasiswa berprestasi (Mawapres) Undip 2012 atau Eva yang berhasil mendapatkan peringkat 1 nasional dalam nursing skill competition yang baru saja digelar. Selama kuliah, dosen cenderung bersimpati dengan mahasiswa berprestasi akademik baik. Setelah lulus, IPK tinggi plus surat rekomendasi dosen, bisa menjadi daya tawar untuk meraih beasiswa pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tipe kedua adalah mahasiswa dengan aktivitas dan keterampilan organisasi  yang luar biasa (organizational excellence student). Mahasiswa jenis ini menginvestasikan sebagian besar waktunya terjun aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Tipe mahasiswa ini dipastikan update beberapa isu hangat lokal, nasional maupun internasional. Beragamnya organisasi  di kampus menjadi tempat yang sesuai untuk membangun jaringan, meningkatkansoftkill, meningkatkan kapasitas diri dan mempertajam spesialisasi bahkan mengembangkan kemampuan diri di luar bidang ilmu yang sedang dipelajari. Mahasiswa yang tergolong dalam kelompok kedua ini akan lebih supel dalam bergaul. Punya banyak teman lintas batas, meliputi antar-jurusan, antar-angkatan, antar universitas, hingga alumni, pejabat hingga pengusaha. Siti Aminah Yendi dan Verra Okti Purwananti yang berasal dari Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip ini merupakan contoh dari tipe mahasiswa yang kedua. Mahasiswa yang juga penerima beastudi etos 2009 ini sangat all out  dalam organisasi mahasiswa yang digeluti. Luar biasanya, Yendi yang totalitas di UKM Racana Undip sebagai pemangku adat dan Verra sebagai Ketua BEM Fakultas ini juga merupakan para finalis Kompetisi Mahasiswa Berprestasi Undip.

Tipe ketiga adalah mahasiswa yang mandiri secara finansial (financially independent excellence student). Menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan penghasilan sendiri tanpa “disubsidi” oleh orang tua atau keluarga. Penghasilan mereka bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah! Ada dua jenis mahasiswa tergolong tipe ini yakni (1) mereka yang senang berwirausaha dan (2) mereka yang suka bekerja. Banyak mahasiswa terbukti “born to sell”, memiliki sense bisnis yang kuat. Berbisnis gerai makanan, cinderamata, jasa laundry dan sebagainya. Atau memanfaatkan keahlian untuk mendapatkan penghasilan. Bagi mahasiswa tipe ketiga ini, kuliah sambil mencari uang memberi pengalaman yang berharga sekaligus mendewasakan.Listia Prasanti, mahasiswa Psikologi Undip dan Purwoyo, mahasiswa teknik kimia Undip adalah sebagian dari mahasiswa bertipe tiga. Listia yang selain aktif sebagai senat mahasiswa fakultas psikologi ini juga seorang internet marketer pengelola business online maupun bisnis yang lain. Demikian juga purwoyo, senat mahasiswa universitas ini sangat handal di bidang edukasi sebagai guru privat pelajar sekolah, tidak sedikit siswa yang mempunyai prestasi akademik sangat bagus setelah mendapatkan bimbingan dan arahan darinya. Kedua mahasiswa yang bisa mendapat penghasilan jutaan perbulan ini juga merupakan penerima beastudi etos Semarang 2009.

Selain ketiga tipe mahasiswa tersebut, ada juga tipe keempat yaitu mahasiswa yang  unggul dalam spesialisasi keahlian tertentu baik sejalan dengan disiplin ilmu maupun di luar bidang akademiknya (Spesialized Student). Sebut saja misalnya Puji Norbawa, ketua 1 senat KM Undip dan juga finalis mawapres Undip ini merupakan mahasiswa FPIK Undip yang unggul dalam penelitian khususnya yang menyangkut dengan microalgae. Kabarnya penelitiannya menuai banyak apresiasi dari kalangan dosen bahkan ada dosen yang membawa produk risetnya untuk dianalisis lanjutan di Perancis. Ada juga Khaerudin, mahasiswa Teknik Sipil Undip ini ahli dalam desain grafis dan menguasai banyak software computer yang berkaitan dengan bidang ini. Keahliannya membuatnya sering diundang dalam acara pelatihan mahasiswa dan juga menjadi penerima hibah Program Mahasiswa Wirausaha dibidangcreativepreneur. Ada juga yang unggul dalam writing skil, seperti Ahmad Zakaria, mahasiswa Teknik Elektro Undip yang berhasil memenangkan banyak kompetisi menulis diantarnya juara 1 esai INDEGENUS Unsoed dan juara 2 menulis esai HIFEST UI. Mahasiswa yang unggul dalam bidang elektronika pun juga ada, seperti mahasiswa yang akrab dipanggil Noor Cahyo. Walaupun kuliah di Teknik Mesin Undip bukan Teknik Elektro, tetapi tidak menghambatnya dalam membuat banyak alat elektronika hasil rakitan sendiri dan memperbaiki banyak alat elektronika yang rusak. Kesemuanya yang merupakan penerima beastudi etos ini senantiasa mengasah keahlian dalam bidang yang ditekuninya setiap hari sampai sekarang.

Terakhir adalah tipe kelima adalah tipe mahasiswa ideal yang seimbang bahkan unggul dalam keempat bidang tersebut sekaligus (balanced and excellence student). Meraka adalah yang mempunyai prestasi akademik di atas rata-rata, luar biasa dalam organisasi, sukses secara ekonomi dan memiliki spesialisasi keahlian khusus pula. Tipe mahasiswa seperti ini memang cukup langka tapi bukan berarti tidak bisa. Hanya mahasiswa yang sangat disiplin, kerja keras dan mempunyai kemampuan manajerial aktivitas yang baiklah yang bisa memenuhi kualifikasi ini.

Pertanyaannya sekarang, Anda ingin menjadi tipe mahasiswa yang mana? Tentu saja hal ini tergantung pada seberapa keras usaha Anda untuk mewujudkannya.