Darah Juang Mahasiswa (Pesan Sang Ibu).MP3

darah juang

Tatkala aku menyarungkan pedang
Dan bersimpuh di atas pangkuannya,
Tertumpah rasa kerinduanku pada sang Ibu
Tangannya yang halus mulus membelai kepalaku,
bergetarlah seluruh jiwa ragaku
Musnahlah seluruh api semangat juangku

Namun sang Ibu berkata :
Anakku sayang, apabila kakimu sudah melangkah di tengah padang,
tancapkanlah kakimu dalam-dalam
dan tetaplah terus bergumam
sebab gumam adalah mantra dari dewa-dewa,
gumam mengandung ribuan makna.
Apabila gumam sudah menyatu dengan jiwa raga,
maka gumam akan berubah menjadi teriakan-teriakan!
Yang nantinya akan berubah menjadi gelombang salju yang besar!!
yang nantinya akan mampu merobohkan istana yang penuh kepalsuan!!
gedung-gedung yang dihuni kaum munafik!!
Tatanan negeri ini sudah hancur Anakku
Dihancurkan oleh sang penguasa negeri ini

Mereka hanya bisa bersolek di depan kaca
tapi membiarkannya punggungnya penuh noda
dan penuh lendir hitan yang baunya kemana mana
Mereka selalu menyemprot kemaluannya denang parfum luar negeri
Di luar berbau wangi di dalam penuh dengan bakteri
Dan hebatnya sang penguasa negeri ini, pandai bermaniin akrobat
Tubuhnya mampu dilipat-lipat yang akhirnya
pantat dan kemaluannya sendiri mampu dijilat-jilat!

Anakku apabila pedang sudah dicabut
janganlah surut, janganlah bicara soal menang dan kalah,
sebab menang dan kalah hanyalah mimpi-mimpi,
mimpi-mimpi muncul dari sebuah keinginan,
Keinginan hanyalah sebuah khayalan ,
yang akan melahirkan harta dan kekuasaan.
Harta dan kekuasaan hanyalah balon-balon sabun yang terbang di udara!

Anakku asahlah pedangmu,
ajaklah mereka bertarung di tengah padang,
lalu tusukkan pedangmu di tengah-tengah selangkangan mereka!!
Biarkan darah tertumpah di negeri ini!!”
Satukan gumammu menjadi revolusi!!!
 
*
*
*
 

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Tuk bebaskan rakyat…

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami berjanji…

Download lagu Darah Juang (Pesan Sang Ibu) DISINI!!

 

MENGENAL TIPE-TIPE MAHASISWA UNGGUL

Kampus, sebuah laboratorium tempat sivitas akademika (baca : mahasiswa) bereksperimen dan bertransformasi menjadi pribadi yang unggul. Banyaknya variabel yang bisa dimainkan, membuat profil mahasiswa pun menjadi beragam. Walaupun tidak mewakili semua, secara umum mahasiswa terbagi dalam beberapa kategori jenis keunggulan.

Gambar

Tipe pertama adalah mahasiswa dengan prestasi akademik yang unggul (academic excellence student). Mahasiswa tipe ini biasanya memiliki indeks prestasi kumulatif lebih dari 3.5 (cumlaude) dan lulus dengan waktu yang cepat, menjadi asisten mata kuliah atau praktikum, penelitian maupun proyek dosen, hingga mewakili kampusnya dalam berbagai kompetisi ilmiah nasional dan internasional. Muhammad Khoiruddin Rajulaini dari Teknik Industri Undip danEva Dwi Mayrani dari Ilmu Keperawatan Undip adalah contoh dari tipe mahasiswa ini. Keduanya yang merupakan mahasiswa penerima beastudi etos angkatan 2009 ini, ber-IPK cumlaude serta pernah mendapat IP sempurna 4.   Tidak hanya itu, mereka pun banyak mengharumkan kampus mereka dengan menorehkan prestasi dalam kompetisi akademik, seperti Rajulaini yang menjadi mahasiswa berprestasi (Mawapres) Undip 2012 atau Eva yang berhasil mendapatkan peringkat 1 nasional dalam nursing skill competition yang baru saja digelar. Selama kuliah, dosen cenderung bersimpati dengan mahasiswa berprestasi akademik baik. Setelah lulus, IPK tinggi plus surat rekomendasi dosen, bisa menjadi daya tawar untuk meraih beasiswa pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tipe kedua adalah mahasiswa dengan aktivitas dan keterampilan organisasi  yang luar biasa (organizational excellence student). Mahasiswa jenis ini menginvestasikan sebagian besar waktunya terjun aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Tipe mahasiswa ini dipastikan update beberapa isu hangat lokal, nasional maupun internasional. Beragamnya organisasi  di kampus menjadi tempat yang sesuai untuk membangun jaringan, meningkatkansoftkill, meningkatkan kapasitas diri dan mempertajam spesialisasi bahkan mengembangkan kemampuan diri di luar bidang ilmu yang sedang dipelajari. Mahasiswa yang tergolong dalam kelompok kedua ini akan lebih supel dalam bergaul. Punya banyak teman lintas batas, meliputi antar-jurusan, antar-angkatan, antar universitas, hingga alumni, pejabat hingga pengusaha. Siti Aminah Yendi dan Verra Okti Purwananti yang berasal dari Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip ini merupakan contoh dari tipe mahasiswa yang kedua. Mahasiswa yang juga penerima beastudi etos 2009 ini sangat all out  dalam organisasi mahasiswa yang digeluti. Luar biasanya, Yendi yang totalitas di UKM Racana Undip sebagai pemangku adat dan Verra sebagai Ketua BEM Fakultas ini juga merupakan para finalis Kompetisi Mahasiswa Berprestasi Undip.

Tipe ketiga adalah mahasiswa yang mandiri secara finansial (financially independent excellence student). Menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan penghasilan sendiri tanpa “disubsidi” oleh orang tua atau keluarga. Penghasilan mereka bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah! Ada dua jenis mahasiswa tergolong tipe ini yakni (1) mereka yang senang berwirausaha dan (2) mereka yang suka bekerja. Banyak mahasiswa terbukti “born to sell”, memiliki sense bisnis yang kuat. Berbisnis gerai makanan, cinderamata, jasa laundry dan sebagainya. Atau memanfaatkan keahlian untuk mendapatkan penghasilan. Bagi mahasiswa tipe ketiga ini, kuliah sambil mencari uang memberi pengalaman yang berharga sekaligus mendewasakan.Listia Prasanti, mahasiswa Psikologi Undip dan Purwoyo, mahasiswa teknik kimia Undip adalah sebagian dari mahasiswa bertipe tiga. Listia yang selain aktif sebagai senat mahasiswa fakultas psikologi ini juga seorang internet marketer pengelola business online maupun bisnis yang lain. Demikian juga purwoyo, senat mahasiswa universitas ini sangat handal di bidang edukasi sebagai guru privat pelajar sekolah, tidak sedikit siswa yang mempunyai prestasi akademik sangat bagus setelah mendapatkan bimbingan dan arahan darinya. Kedua mahasiswa yang bisa mendapat penghasilan jutaan perbulan ini juga merupakan penerima beastudi etos Semarang 2009.

Selain ketiga tipe mahasiswa tersebut, ada juga tipe keempat yaitu mahasiswa yang  unggul dalam spesialisasi keahlian tertentu baik sejalan dengan disiplin ilmu maupun di luar bidang akademiknya (Spesialized Student). Sebut saja misalnya Puji Norbawa, ketua 1 senat KM Undip dan juga finalis mawapres Undip ini merupakan mahasiswa FPIK Undip yang unggul dalam penelitian khususnya yang menyangkut dengan microalgae. Kabarnya penelitiannya menuai banyak apresiasi dari kalangan dosen bahkan ada dosen yang membawa produk risetnya untuk dianalisis lanjutan di Perancis. Ada juga Khaerudin, mahasiswa Teknik Sipil Undip ini ahli dalam desain grafis dan menguasai banyak software computer yang berkaitan dengan bidang ini. Keahliannya membuatnya sering diundang dalam acara pelatihan mahasiswa dan juga menjadi penerima hibah Program Mahasiswa Wirausaha dibidangcreativepreneur. Ada juga yang unggul dalam writing skil, seperti Ahmad Zakaria, mahasiswa Teknik Elektro Undip yang berhasil memenangkan banyak kompetisi menulis diantarnya juara 1 esai INDEGENUS Unsoed dan juara 2 menulis esai HIFEST UI. Mahasiswa yang unggul dalam bidang elektronika pun juga ada, seperti mahasiswa yang akrab dipanggil Noor Cahyo. Walaupun kuliah di Teknik Mesin Undip bukan Teknik Elektro, tetapi tidak menghambatnya dalam membuat banyak alat elektronika hasil rakitan sendiri dan memperbaiki banyak alat elektronika yang rusak. Kesemuanya yang merupakan penerima beastudi etos ini senantiasa mengasah keahlian dalam bidang yang ditekuninya setiap hari sampai sekarang.

Terakhir adalah tipe kelima adalah tipe mahasiswa ideal yang seimbang bahkan unggul dalam keempat bidang tersebut sekaligus (balanced and excellence student). Meraka adalah yang mempunyai prestasi akademik di atas rata-rata, luar biasa dalam organisasi, sukses secara ekonomi dan memiliki spesialisasi keahlian khusus pula. Tipe mahasiswa seperti ini memang cukup langka tapi bukan berarti tidak bisa. Hanya mahasiswa yang sangat disiplin, kerja keras dan mempunyai kemampuan manajerial aktivitas yang baiklah yang bisa memenuhi kualifikasi ini.

Pertanyaannya sekarang, Anda ingin menjadi tipe mahasiswa yang mana? Tentu saja hal ini tergantung pada seberapa keras usaha Anda untuk mewujudkannya.

7 tipe mahasiswa yang disukai dosen

Gambar

Salah satu cara untuk menjadi mahasiswa yang bahagia adalah memiliki hubungan yang akrab dengan dosen. Dosen adalah sosok penting di dunia kampus yang ikut andil dalam kesuksesanmu sebagai mahasiswa, percaya nggak percaya. Makanya, jadi mahasiswa jangan cuma dekat sama pacar, tapi juga dekat sama dosen. Asal jangan sampai bikin pacarmu cemburu aja.

Berikut ini adalah beberapa tipe mahasiswa yang disukai dosen. Kalian bisa coba menjadi pribadi-pribadi seperti mereka.

 

1. Mahasiswa yang memperhatikan kuliah dosennya

Dosen mana yang tidak suka pada mahasiswa yang memperhatikan waktu kuliah? Meskipun umumnya dosen itu cuek sama mahasiswanya, terserah mau belajar atau nggak, tapi beliau pasti sangat bersyukur kalau apa yang disampaikannya itu tidak menjadi percuma. Dosen itu suka dengan wajah-wajah mahasiswa yang memperhatikan, seperti pandangan fokus ke depan, wajah yang antusias, ekspresi mikir, atau yang sambil sibuk membuat catatan. Kadang seorang dosen sengaja membuat beberapa kesalahan untuk memancing reaksi mahasiswa lho. Nah, pastikan kamu yang bisa menemukan hal itu. Yang pasti dosen itu suka pada mahasiswa yang sadar bahwa waktu kuliah adalah waktu yang penting. Kamu respect pada dosen, dosen respect padamu.

 

2. Mahasiswa yang menjawab dan bertanya pada dosennya

Lebih dari sekadar memperhatikan, dosen juga mengharapkan ada partisipasi aktif mahasiswa di setiap kuliahnya. Mahasiswa menjawab setiap pertanyaan dan mengajukan berbagai pertanyaan. Mungkin dosen akan sangat senang kalau sampai kewalahan menjawab berbagai pertanyaan dari mahasiswa karena itu menunjukkan kalau anak didiknya sangat aktif. Kalau di kelasmu sepi-sepi aja, pastikan suaramu terdengar setiap kuliah, baik untuk menjawab atau untuk bertanya. Kalau bisa, sampai kamu jadi andalan dosen untuk menjawab pertanyaan begitu tak ada yang bisa menjawab.

 

3. Mahasiswa yang selalu menyapa dosennya

Mungkin kalian bukan yang paling pintar di kelas. Mungkin kalian juga bukan yang paling rajin. Namun, kalian bisa jadi mahasiswa paling santun di mata dosen. Saat ini banyak mahasiswa yang fokus pada pengembangan dirinya, jadi agak tidak peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Kalau di jalan ketemu dosen, mungkin biasa aja atau malah pura-pura tidak tahu. Nah, kalian bisa jadi sebagian kecil orang yang punya kesopanan ini. Pada awalnya, sapaan kalian mungkin akan lewat sambil lalu saja. Tapi semakin sering kalian menyapa dosen tersebut, lama-lama beliau akan ingat wajah kalian. Syukur-syukur kalian malah disapa dulu.

 

4. Mahasiswa yang nilainya sesuai ekspektasi dosennya

Mungkin kamu bukan tipe mahasiswa paling sosial di kampusmu. Kamu sering tidak percaya diri dan kemampuanmu untuk mengutarakan pendapat sering acakadul. Nah, kamu bisa buktikan kepada dosenmu kalau kamu benar-benar menerima ajaran beliau melalui nilai-nilaimu. Semakin baik nilaimu dibanding yang lain, maka semakin terlihatlah dirimu. Lebih dari itu, dosen akan sangat senang kalau nilaimu bisa konsisten berada di atas. Buat dosenmu penasaran, sampai akhirnya beliau mencari keberadaanmu di kelas.

5. Mahasiswa yang bisa berdiskusi dengan dosennya

Seorang dosen sudah cukup senang dengan mahasiswa yang aktif di kelas dan lebih senang lagi jika ada yang bisa diajak berdiskusi. Kalian mungkin saja termasuk orang yang memiliki pengetahuan seluas dosenmu ini. Jika begitu, jangan sembunyikan dirimu. Kalau ada beberapa hal yang kamu tidak sependapat, sampaikan. Luruskan pandangan kalian berdua sampai ada titik temu. Menemukan partner diskusi itu sama seperti menemukan teman bagi dosen.

 

6. Mahasiswa yang sadar waktu penting dosen

Kalau mahasiswa di kelasmu terkenal banyak yang suka telat, pastikan kamu bukan bagian dari mereka. Dosen itu sangat senang dengan mahasiswa yang tertib dan sadar akan pentingnya waktu. Begitu dosen masuk kelas dan mahasiswa di dalamnya ada sedikit, bisa jadi beliau akan memberikan perhatian khusus pada mahasiswa-mahasiswa yang sudah siap di dalam kelas. Nah, kamu mau kan? Kalau dosenmu termasuk tipe orang yang super sibuk sampai-sampai lupa jamnya kuliah, kamu bisa jadi orang yang mengingatkan beliau dengan menjemput beliau dari ruangannya.

7. Mahasiswa yang sadar akan penampilannya di mata dosen

Penampilan mungkin memiliki porsi paling sedikit untuk disukai dosen, tapi tetap saja hal ini punya porsi. Meskipun di kampus kamu boleh berpakaian gaya apa saja, tapi penampilanmu sebaiknya menunjukkan kalau kamu menghormati dosenmu. Pakai pakaian yang rapi, kemeja, bersepatu, atau office look sekalian biar beda daripada yang lain. Tata rambutmu dan pastikan kamu wangi. Meskipun kamu sadar bahwa kamu mahasiswa yang biasa saja, tapi paling tidak dosenmu berterima kasih dalam hati karena ada yang bisa enak untuk dilihat. Apalagi kalau kamu pinter, wah tambah joss aja deh disayang sama dosen.

Yang patut kalian ketahui, keberhasilan sabagaimana yang ditulis di atas itu tergantung dari karakter dosenmu. Tapi tidak ada yang salah kok untuk dicoba, karena itu akan membuat kalian menjadi mahasiswa sebagaimana mestinya kalau di kelas. Jangan pedulikan dengan pendapat teman-temanmu yang mengatai kalau kamu cari perhatian aja. Mereka cuma sirik karena keseringan dimarahi dosen.