Apa itu Orang-orang Genuine? Inilah tanda-tanda orang Genuine

270453

Apa yang pertama kali anda bayangkan saat mendengar kata Genuine? genuine part motor? Genuine jika diterjemahkan ke bahasa indonesia artinya adalah asli, sejati, tulen, murni, dan sungguh-sungguh. Yap kali ini kita akan membahas tentang orang-orang Genuine yang sekarang sudah jarang ditemukan, di tengah dunia yang penuh kepalsuan dan kepura-puraan.

Siapa yang gak suka dengan yang Genuine? Asli dan otentik? Menjadi orang genuine adalah trademark dari keberhasilan karena kualitas ini dapat meningkatkan kepercayaan diri, visi utama dan fokus. Orang-orang genuine tidak perlu memalsukan sesuatu atau berpura-pura untuk menjadi apa atau siapa yang bukan diri mereka karena mereka merasa tidak ada hak dan keuntungan bagi mereka untuk hidup dibawah kedok seperti itu. Bagaimanapun, menjadi genuine di dunia yang dimana manusianya banyak mencari perhatian dan publisitas sangatlah sulit, orang-orang yang telah menghianati kepercayaan kita membuat kita semakin sulit menjadi genuine. Tapi itu sangat berharga dan setimpal, berikut adalah tanda tanda yang orang yang genuine.

Image result for genuine people

1. Mereka melindungi harga diri mereka
Orang-oraang genuine tidak mengkhawatirkan faktor external yang bisa menghancurkan harga diri mereka. Mereka tidak perlu pengakuan dari lingkungan sekitar mereka karena mereka tidak terlalu defensif dalam banyak hal. Mereka bahagia dan puas atas siapa diri mereka.

Genuine People Vs. Fake People

2. Mereka menyuarakan pikiran mereka
Orang yang Genuine adalah orang yang ekspresif. Mereka tidak malu membagi pikiran atau perspektifnya terhadap sesuatu. Mereka paham kalau pendapat mereka diperhitungkan. Ini bukan berarti mereka mencoba meyakinkan orang lain tentang apa yang mereka katakan, tapi karena mereka merasa relevan untuk didengar

Image result for genuine people

3. Mereka dapat menentukan jalan mereka
Mereka tau kemana jalan yang mereka tuju. Mereka tidak memerlukan dorongan oleh pikiran dan pendapat konvensional tentang cara untuk mencapai tujuan mereka. Mereka dapat memilih jalur mana yang memadai untuk diambil karena mereka memiliki panduan internal untuk mengejar passion dan tujuan mereka. Mereka akan membuat jalur yang sama sekali baru dalam proses untuk mencapai tujuan mereka.

Genuine People Vs. Fake People

4. Mereka bisa bertanggung jawab
Mereka mengerti kalau hidup adalah perpaduan dari salah dan benar dan tidak ada yang sempurna. Sebanyak yang mereka mampu hadapi pikiran-pikiran, kepercayaan dan kebiasaan mereka, mereka tau bagaimana cara mengenali kesalahan-kesalahan mereka dan menerimanya jika kelakuan mereka menyakiti orang lain.

Genuine People Vs. Fake People

5. Mereka dapat memberi dan menerima pujian
Mereka bisa memberikan rasa terima kasih dan menerimanya juga. Mereka melihat pujian sebagai mana adanya dan bukan sebuah ekspresi ketegangan. Mereka tidak terlalu memikirkannya atau menemukan alasan untuk tidak menerima bentuk rasa terima kasih yang ditunjukkan dengan baik.

Genuine People Vs. Fake People

6. Mereka tidak menghakimi orang lain
Karena mereka jujur tentang kemampuan mereka dan mereka tau bahwa mereka tidak sempurna, mereka akan menemukan alasan untuk mencari kesalahan dan pendapat orang lain.

Genuine People Vs. Fake People

7. Mereka tidak merasa tidak aman
Mereka tidak ditutupi dengan perasaan rendah diri atau rasa tidak aman. Mereka benar-benar tidak mencemaskan tentang pendapat orang lain karena mereka hanya percaya pada diri mereka sendiri.

Genuine People Vs. Fake People

8. Mereka tidak terancam oleh kegagalan
Orang-orang yang Genuine melihat kegagalan sebagai jalan sebuah pembelajaran. Mereka tidak takut untuk mencoba sesuatu yang baru dan dan tidak ragu memilih rute yang tidak biasa jika itu bisa menjadi sumber pengalaman, pengetahuan, dan kepuasan.

Genuine People Vs. Fake People

9. Mereka melakukan apa yang mereka nasehatkan
Kamu bisa mengandalkan mereka dalam mempraktekan apa yang mereka bicarakan, mereka solid dan bisa diprediksi. Mereka akan menepati komitmen mereka dan tidak mencoba untuk membesar-besarkan perbuatan atau kata-kata mereka

Genuine People Vs. Fake People

10. Mereka tidak perlu diakui oleh sekeliling mereka untuk merasa bahagia
Mereka bahagia dengan siapa diri mereka. Mereka nyaman dengan batin mereka dan apa yang paling bisa memberikan kebahagiaan bagi mereka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s