Kebohongan cerita Sejarah Bangsa Nisnas, bangsa sebelum Nabi Adam

Kita tau banyak di dunia maya yang memposting tengtang bangsa nisnas ini,menurut versi mereka masing-masing,ada yang berpedoman pada agama dan ada juga berpedoman pada ilmu.saya di sini hanya akan membahas menurut versiku juga,yang lebih banyak berpedoman pada ke duanya,dan sedikit analisa bukti-bukti. kalian jangan bosan dengan apa yang akan saya tuliskan ini ya?karena akan panjang artikelnya.ini demi melurukan sejarah dan apa yang terkandung dalam kitab pedoman para umat manusia generasi anak cucu adam,agar tidak salah persepsi dengan banyaknya versi cerita tentang bangsa nisnas ini.

Saya di sini akan menggunakan kata “yakin” bukan “mungkin” dalam artikel dan analisis kali ini,apa pun itu di tujukan agar kita yakin dengan apa yang kita yakini,bukan hanya persepsi fiksi/dongeng belaka.


Gambar peninggalan artefak bangsa nisnas

Gambar di atas adalah peninggalan artefak bangsa nisnas/mahkluk generasi sebelum adam. Sedikit gambaran tentang bangsa nisnas ini adalah bangsa yang ada sebelum nabi adam,dan telah membuat peradaban di massa itu,banyak yang menyebutkan bangsa nisnas ini wujudnya hampir sama seperti manusia namun setengah hewan, ras nya sendiri di bagi 3, ras yang setengah hewan, seperti kepala hewan dan badan manusia atau sebaliknya namun mereka hidup di daratan, ras kedua meliputi manusia utuh namun memiliki sayap layaknya malaikat, namun tetap ia manusa bukan malaikat, karena malaikat terbuat dari dzat cahaya, sedangkan manusia terbuat dari tanah,ras ketiga yaitu manusia setngah hewan namun mereka hidup di air dan meliputi setngah manusia dan setengah hewan air, seperti ikan.

Mereka hidup sekitar 200-65 juta tahun lalu, bersamaan dengan bangsa jin dan peradaban dinosaurus. Kita tidak dapat pungkir memang, bahwa bangsa jin lebih dulu mendiami bumi sebelum khalifah pertama di turunkan kebumi (khalifah itu pemimpin/penerus/pengganti untuk tinggal di bumi) ke khalifahan ini sudah berangsur 7 generasi menurut kitab al-quran. Dan kita manusia anak cucu adam adalah generasi kedelapan, dan termasuk yang sempurna. Begitulah Allah swt menciptakan mahkluk/khalifah untuk memimpin bumi,sama seperti kita manusia, jika saat membuat sesuatu yang baru kita alami dalam hidup, maka untuk mencapai kesempurnahan ada tahapanya. Begitupun dengan tuhan/allah, meniptakan kekhalifahan bumi pun seperti itu, dengan 7 generasi di harapkan manusia sekarang(anak cucu adam) dapat menjadi yang sempurna dari ciptaanya yang sebelumnya.

 

Bangsa Nisnas memang belum sempurna, konon kehancuran mereka di karenakan kesombongan mereka dengan kemajuan teknologi dan kemakmuran duniawi bangsanya, hingga nafsu mereka mebludak, saling bunuh, membuat peperangan demi merebutkan wilayah, dan lupa akan penciptanya, dengan teknologi mereka yang canggih melampaui manusia sekarang (anak cucu adam) mereka saling bunuh, dan menumpahkan darah, ledakan nuklir hebat menghujani di seluruh kawasan bumi, membuat kehancuran.Tentu saja bukan itu tujuan Allah menciptakan mereka begiupun kita(anak cucu adam). Pada akhinya Tuhan mengirim pasukan malaikatnya turun kebumi untuk menghapus kealifahan bangsa nisnas yang sudah lepas kendali ini, Pasukan Malaikat yang di pimpin oleh Azazel (ini sebelum Azazel di kutuk menjadi iblis di neraka olehnya) mendapat perlawanan yang cukup dari bangsa nisnas. Namun dengan tentara Tuhan ini bukan tidak mungkin mereka (bangsa nisnas) sudah pasti kalah.banyak dari bangsa nisnas yang terbunuh/punah,namun sedikit yang melarikan diri kabur dan membuat peradaban lagi. Setelah di bumi hanguskan tentara Tuhan,barulah di turunkanya khalifah Adam As.

Itulah sedikit cerita bangsa nisnas yang beredar dari dunia maya. Menurutku itu tidak seperti cerita sejarah, melainkan seperti cerita dongen kebanyakan. Konon bangsa nisnas di bumihanguskan oleh Allah dan malaikatnya itu di karenakan tehkologi mereka yang dahsyat hingga saling membunuh dan berkeinginan untuk mengungkap kebenaran tentan Tuhan , hingga Tuhan takut terungkap kebenranya dan sebelum terungkap Tuhan segera mengirim para malaikat untuk memusnahkanya. Ini sangat tidak masuk akal bukan? kita sebagai manusia yang percaya Tuhan serahusnya tidaklah membuat cerita dongeng yang seperti itu. Bagai mana mungkin Tuhan takut terungkap kebenaranya oleh ciptaanya sendiri? Sendangkan Tuhan ingin ciptanya itu mengetahui Tuhan?? di sinilah ketertarikan saya tentang cerita dongen ini.

Cerita ini penuh dengan kebohongan sang penciptanya sendiri. Sehingga membuat kebenaran bangsa nisnas ini ternodai menurutku. Sebenarnya bangsa sebelum generasi anak cucu adam itu memang ada, namun tak sebesar itu ceritanya. Ini terbukti dari sebagian ayat al-Quran menengarai bahwa sebelum penciptaan Adam As terdapat manusia-manusia yang hidup dimana para malaikat dengan ingatan pikiran mereka tentang manusia,

bertanya kepada Allah Swt,

“Apakah Engkau akan menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah”


Dimana dapat disimpulkan dari ayat ini bahwa terdapat masa yang telah berlalu sebelum penciptaan Nabi Adam. Namun terdapat beberapa riwayat dari para Imam Ahlulbait As yang sampai kepada kita menegaskan bahwa sebelum generasi ini, terdapat generasi-generasi sebelumnya yang telah punah dan riwayat-riwayat ini menetapkan periode-periode manusia sebelum periode yang ada sekarang ini. Sebagai contoh kami akan menyebutkan sebuah hadis berikut ini:

Penyusun Tafsir Ayyasyi meriwayatkan dari Hisyam bin Salim dan Hisyam bin Salim dari Imam Shadiq As yang bersabda,

“Apabila malaikat-malaikat tidak melihat makhluk-makhluk bumi sebelumnya, yang menumpahkan darah lantas dari mana mereka dapat berkata, “Apakah Engkau akan menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah?”

Nah itu sebagian dari ayat al-quran yang mngutip tentang bangsa nisnas (manusia sebelum adam) maksud dari ke dua ayat tersebut adalah pertanyaan malaikat terhadap Allah Swt saat Allah membuat adam(sesat sebelum meniupkan ruh pada jasad tanah liat adam). Dari situ jelas bahwa cerita dongen bangsa nisnas (bangsa sebelum adam) ini musnah BUKAN karenah di bantai para malaikat, melainkan karena peperangan antar bangsa nisnas (yaitu 3 ras bangsa nisnas) mereka saling menumpahkan darah. Tidak ada memang dalam al-quran yang menceritakan tentang bangsa nisnas ini. Karena alquran di turunkan hanya untuk generasi/periode adam. Para arkeolog pun pernah melakukan penelitian tentang bangsa nisnas ini, namun hanya artefak-artefak kuno yang di temukan. Ukiran/lukisan ukiran yang menggambarkan bangsa nisnas setengah hewan setengah manusia dll, tidak pernah di temukan fosil atau teknologi apapun yang ada dalam ceritu dongeng bangsa nisnas yang mempunyai teknologi supercanggih.

Jika mereka benar-benar hidup dalam teknologi super canggih,maka seharusnya ada peninggalan yang membuktikan bahwa mereka mempunyai itu,tapi yang di temukan hanyalah puing-puing peradaban mereka,sekilas tidak ada kecanggihan dari peninggalanya,bahkan terlihat sama dengan peninggalan peninggalan kuno yunani.namun para ilmuwan menghentikan penelitian tentang peradaban bangsa nisnas ini,di karenakan analisis dari penemuan reruntuhan bangsa nisnas ini tidak masuk di akal,sangat bertentagan dengan ajaran agama semua umat anak cucu adam sekarang ini,maka dari itu penelitian ini di hentikan.

Kita dapat ambil kesimpulan bahwa mereka tidak mempunyai teknologi tinggi, melainkan peradaban berkembang yang sangat rumit, dan berbeda dengan peradaban manusia sekarang ini,makanya di sebut canggih.  Lalu bagaimana mereka punah? memang benar ada campur tangan tuhan di balik kepunahan mereka karena telah lepas kendali seagai khalifah bumi, di sini ada dua teori yang memusnahkan mereka, pertama karena jatuhnya meteor 65 juta tahun yang juga mengakibatkan kepunahan pada dinosaurus, kita tau bahwa bangsa nisnas hidup seumuran dengan dinosaurus, dan debu vulkanik menutup bumi berjuta tahun lamanya, hingga mengakibatkan perubahan iklim yang ekstrim. Teori kedua adalah mereka punah akibat peperangan. Mungkin keduanya benar setelah peperangan bengansur, Tuhan melaknat bangsa nisnas dengan meteor, karena akan di gantikan kekhalifahan adam. Itu menurut persepsi saya. Lalu bagai mana dengan peninggalan-peninggalan kuno seperti piramida mesir, tabung lampu kuno, candi candi dan masih banyak lagi peninggalan kuno yang menimbulkan persepsi bagi kalangan arkeolog dan sejarawan, dan membuat bingung pula dengan cara pembuatanya yang tidak masuk di akal, karena peradaban manusia kuno tidak mungkin sacangggih itu untuk membuat candi candi, tabung lampu, piramida pedang damaskus yang terkenal dengan kerumitan pembuatnya dan yang tertajam di dunia. Saya yakin bahwa peradaban kuno manusia ada campur tangan bangsa nisnas yang tersisa dari sisa kepunahan dahulu, ini terbukti dari setiap ukiran ukiran yang tertera pada peninggalan manusia kuno yang rumit itu. Yaitu ukiran ukiran mahkluk setengah hewan setengah manusia yang sedang di sembah oleh para manusia periode kini(anak cucu adam) yang terukir di peninggalan kuno piramida,saya yakin kenapa mereka di sembah, karena kecerdasan mereka ini yang tak di miliki manusia periode nabi adam, bangsa nisnas mengajrkan ilmu kepada anak dan cucu adam, namun ilmu mereka ini yang tidak bisa di nilai oleh logika manusia periode nabi adamlah yang membuat manusia kuno menyembahnya, dan ini terbukti dari para arkeolog yang bingung oleh pembuatan can candi, piramida dan peninggalan kuno lainya.

Saya lebih yakin lagi tentang keberadaan mahkluk mahluk mitologi yunani yang setengah hewan setengah manuisia yang di sembah dan di takuti bangsa yunani kuno adalah bangsa nisnas yang tersisa dari kepunahan, seperti putri duyung dari ras nisnas yang hidup di air, medusa dari ras yang hidup di darat,d an manusia berkepala serigala/anjing yang terukir di piramida dan kuil-kuil mesir kuno. Mereka tersebar di beberapa daratan di bumi, dan ras manusia sempurna namun memiliki sayap terdapat di asia tepatnya di indonesia, dari 3 ras yang tersisa dan tersebar di beberapa daratan di bumi inilah mereka menunjukan eksis tensinya sebagai khalifah bumi yang gagal dan di ambang kepunahan, mereka juga mengajarkan kepada manusia kuno tentang ilmu-ilmu mereka dan membuat peninggalan kunoa yang luarbiasa dan susah di terima nalar para arkeolog sekarang ini.

Karena mereka hidup bersamaan dengan eksitensi jin, maka tidak mungkin keanehan keanehan yang terjadi/peninggalan-peninggalan kuno yang luarbiasa ini didapat oleh bangsa nisnas karena berkerjasama dengan bangsa jin, seperti perang maha brata yang menceritakan perang nuklir, saya yakin baha tidak ada teknologi niklir di saat perang mahabrata. Tapi saya yakin orang-orang di masa perang mahabrata bisa membuat ledakan nuklir, seperti dikisahkan panah arjuna di lepaskan dan terlihat ekor api debelakangnya, lalu sekilas membuat ledakan dahsyat. Ini malah di jadikan oleh para penulis dunia maya sebagai roket arjuna, yang berkapasitas ledakan nuklir. bahkan tidak sedikit ilmuwan juga percaya itu, karena adanya radiasi nuklir yang besar di temukan di india.

(kisah ini dari india,baca artikel selengkapnya di Misteri Vimana, Teknologi kendaraan terbang India Kuno).

Tapi menurutku itu bukan akibat perang mahabrata.

Kita tau,bahwa bumi ini terbentu dari berbagai zat milyaran tahun lalu, zat itu merupakan nuklir yang beradiasi,bukan tidak mungkin di belahan bumi kita ini ada radiasi nuklir yang tak tertutupi oleh lapisan tanah. Kita harus memilih yang benar atas keyakinan tentang suatu peristiwa massa lalu, agar tidak terjadi pelencengan sejarah. Kenapa saya sayin seperti itu,karena beberapa faktor

1. Teknologi canggih yang dimiliki mahkluk sebelum adam/perang mahabrata ini belum pernah terbukti benar adanya, bahkan peninggalan peninggalnya pun bisa di bilang kuno/jauh dari ke canggihan. Jika benar teknologi mereka canggih seharusnya ada bukti yang relavan yang membuktikan itu, contoh hal kecil adalah peninggalan logam yang berbentuk teknologi canggih misalnya, Jika manusia jaman sekarang yang ada pada jaman nisnas maka peninggalan yang di berikan akan banyak sekali barang barang canggih,seperti brangkas baja,gedung gedung moderen, kendaraan, bahkan artefak kita yang akan tinggalkan bukansebuah ukiran, melainkan gadget yang terdapat foto foto manusia masa kini, bukan begitu? namun berbeda dengan peninggalan peradaban sebelum nabi adam ini yang di bilang canggih oleh arkeolog dan para pembuat cerita dongen dunia maya..peninggalanya pun berupa batu yang di ukir ukir, reruntuhan pemukiman yang sangat sederhana namun konsep dan fungsinya sangat rumit dan tidak lain terbuat dari tanah/batu yang di susun, saya yakin peninggalan tercanggih adalah pedang damaskus, yang di tempa dengan banyak lapisan logam terus menuerus hingga menjadi pedang seribu lapisan logam yang tipis dan lebih kuat melampau besi baja yang tebalnya 1 meter,dan dapat menebas baju baja, badan babi dengan sekali tebas. Ini terbukti dari kerumitan pembuatanya dan pewaris ilmu ini sudah tidak ada,saya yakin mereka di warisi oleh bangsa nisnas. Saya akan percaya bahwa mereka memiliki teknologi canggih apa bila sudah di temukan logam berbentuk yang berusia ratusan juta tahun oleh arkeolog masa kini namun selain pedang.

2. Menurutku bangsa nisnas adalah bangsa yang peradabannya sedang berkembang namun sebelum sempurna mereka telah memulai peperangan, ini terbukti dari peninggalan mereka yang jauh mendekati canggih, dan lalu terjadilah meteor menabrak bumi jutaan tahun lalu, namun berhasil bertahan dari kepunahan, membuat peradaban baru dari nol,  namun kekhalifahan adam segera di turunkan waktu itu,akhirnya muncul lah manusia moderen saat ini, dan manusia kuno telah di ajarkan beberapa ilmu yang di miliki oleh bangsa nisnas dan bangsa nisnas membuktikan ke eksistensinya ke pada anakcucu adam,bahkan di alquran di tuliskan bahwa “maka ada dari anak cucu adam yang menikah dengannya (bangsa nisnas) dan melahirkan anak anak dari mereka”.

Itulah persepsi saya tentang bangsa nisnas/bangsa sebelum nabi adam,kenapa saya sangat yakin sekali dengan persepsi saya ini? Karena semua sudah di tulis di alquran, dan manusia telah dibekali fikiran dan logika untuk menyimpulkan. itu lah yang aku gunakan untuk berspekulasi tentang bangsa nisnas, mengkaji dari alquran dan ilmu/penemuan-penemuan yang ada.

kita sebagai bloger harus berhatihati terhadap penulisan massa lalu,agar tidak terjadi kesesatan bagi pembacanya, apa lagi mengaranga cerita. Karena kehidupan massa lalu,massa kini,massa depan,sudah tertulis di alquran,kita manusia hanya bisa mengikutinya alur itu,bukan melencengkan sejarah.

Tuhanlah yang tahu detailnya. huwallah huwalam.

Advertisements

15 thoughts on “Kebohongan cerita Sejarah Bangsa Nisnas, bangsa sebelum Nabi Adam

  1. Fu lan says:

    Bangsa Nisnas. Menarik tulisan anda. Saya baru dengar mengenai bangsa ini. Saya tidak tahu bangsa Nisnas ada atau tidak, bagaimana punahnya, dsb. Tapi saya hanya mencoba menganalisis tulisan anda dari sisi teknologi saja. Komen saya agak panjang, mumpung belum ada yg komen.
    Menurut anda :
    1. Bangsa Nisnas teknologinya rendah. Tidak ditemukan peninggalan seperti gadget, brankas baja, kendaraan, gedung2 modern dsb.
    2. Hidup sezaman dinosaurus, jutaan, puluhan juta, (bahkan mungkin ratusan juta tahun lalu).

    Saya sepakat ada bangsa/peradaban sebelum Adam a.s., Taruhlah bernama Nisnas. Yang hanya punya teknologi rendah. Itu mungkin yg ditemukan sisa2nya sekarang. Tapi saya juga boleh mengatakan, sebelum bangsa Nisnas diciptakan, bisa jadi telah ada bangsa/peradaban lain, taruhlah namanya Mismas. Sebelum bangsa Mismas diciptakan, juga telah ada bangsa lain, misalnya bernama Lislas. Dan seterusnya ke atas.

    Masing2 bangsa/peradaban ini mempunyai teknologi atau peninggalan yg berbeda2. Ada yg maju, sedang, terbelakang. Jadi kalau ada penemuan arkeologi jangan langsung disimpulkan bahwa peninggalan2 tersebut berasal dari satu bangsa/peradaban saja. Bisa saja itu berasal dari peradaban sebelumnya,.. sebelumnya,.. sebelumnya lagi,.. terus sampai ke atas.
    Dan jangan pula disimpulkan bahwa, karena tidak ditemukannya brankas baja, gadget, gedung2 modern, kendaraan, dsb, langsung diartikan bahwa peradaban sebelum manusia pasti masih kuno, primitif, rendah.

    Saya hanya ingin memberi informasi singkat menurut penelitian para ahli.
    Umur alam semesta kita yg diawali dari big bang sekitar 13.800.000.000 thn.
    Umur matahari 4.500.000.000 thn.
    Jenis mikroba perintis muncul 2.000.000.000 thn lalu.
    Tumbuhan laut dan jenis hewan lautnya muncul 560.000.000 thn lalu.
    Tumbuhan darat, hewan termasuk dinosaurus sudah ada 300.000.000 thn lalu.

    Jadi bumi sudah layak huni manusia, menurut saya ya… kurang lebih 250.000.000 thn lalu.

    Dari perhitungan beberapa ulama Islam, Nabi Adam as. diciptakan antara 7.000 sampai 9.000 tahun yang lalu. Ini bisa dihitung dari jarak antara nabi satu ke nabi yg lain. (Tidak sulit menghitungnyanya kok..). Teknologi modern, baru berkembang 200 tahun yg lalu, ditandai dgn penemuan listrik. Secara eksponensial teknologi berkembang pesat baru 50 tahun terakhir.

    Bayangkan seandainya Tuhan membuka teknologi yg ada sekarang 3.000 th lalu, mungkin sekarang manusia sudah berkoloni di planet2 lain atau malah sudah ada yg pergi ke bintang lain, bertempat tinggal di dasar2 samudra (jadi ingat segi tiga Bermuda…), ngumpet di dalam perut bumi/gunung, atau berlindung berkilometer di kedalaman kutub utara, dsb. Bisa dibayangkan kan.., hanya dalam 50 thn, teknologi kita sudah secanggih ini. Apalagi kalau teknologi itu sudah berumur 3.000, 5.000, atau 10.000 tahun? Jangan2 teknologi teleportasi sudah tidak aneh lagi, (jadi ingat film Startrek…;ingat juga kisah seseorang di zaman nabi Sulaiman a.s yg melakukan teleportasi terhadap singgasana ratu Balqis dlm hitungan kedipan mata).

    Pastinya kita tidak akan menemukan gadget seperti HP, laptop yg ukurannya sebesar sekarang. Karena pasti teknologi nano sudah canggih banget2. Orang berkomunikasi tidak pakai HP lagi, tapi pakai gadget berupa chip seukuran kutil yg ditanam ditubuh manusia. (Teknologi ini sudah dicoba disalah satu negara Barat). Kita juga tidak akan menemukan kendaraan yg terbuat dari plat baja seperti zaman ini. Mobil F1 saja bahannya dari serat karbon, yg lebih kuat dari baja tapi ringan. Bisa jadi dgn teknologi 3.000 tahun sudah ditemukan bahan organik sekuat baja tapi bisa terurai jadi tanah dlm jangka 100 thn misalnya.

    Saya asumsikan misalnya begini: Umur anak cucu Adam 10.000 tahun. (Wah.. kiamat bentar lagi dong…). Artinya umur generasi jenis manusia 10.000 thn. Begitu juga generasi Nisnas 10.000 thn, generasi Mismas 10.000 thn, Lislas 10.000 thn, dst. Antara generasi taruhlah ada jarak 10.000 thn jeda/kosong. Maka dalam jarak 100.000 tahun Allah telah menciptakan 5 spesies/generasi/peradaban. Dalam 1 juta tahun ada 50 peradaban. Dalam 10 juta, 100 juta tahun ? (hitung sendiri ya…). Jadi kemungkinan Allah telah menciptakan – kemudian memusnahkan peradaban sejenis manusia di bumi sudah berkali2. Mudah buat Allah untuk melakukan itu.

    Saya berimajinasi seperti ini. Allah pernah menciptakan makhluk/sejenis manusia, taruhlah namanya bangsa Visvas 200.000 thn yg lalu. Bangsa ini menghuni bumi 20.000 thn lamanya. Teknologi diberikan oleh Allah 1.000 thn kemudian, sejak awal penciptaan mereka. Berarti umur teknologi mereka 19.000 thn. Bandingkan dgn umur teknologi kita yg baru 50 thn. Wah….pasti dahsyat banget-banget.
    Saya yakin kita tidak bakalan menemukan jejak2 peradaban/teknologi mereka. Dikarenakan:
    1). Jarak ke masa sekarang yg lama: 200.000 thn. Baja,besi,seng, dll pasti sudah musnah dimakan karat ribuan thn lalu.
    2). Teknologi nano, teknologi kuantum, pastinya sudah sangat canggih. Anda tidak bakalan menemukan gadget seperti laptop lagi, misalnya.
    3). Bahan2 yg dipakai bisa terurai secara alamiah menerapkan bioteknologi, atau teknologi organik. Contoh: rompi anti peluru berisi plat baja. Yg terbaru sekarang sudah diciptakan berbahan serat sutra.
    4). Bagaimana dgn tulang belulang mereka? Bisa jadi mereka dikremasi. (Tulang bisa hancur disuhu yg tinggi sekali). Atau, Tuhan menciptakan komposisi tulang mereka yg berbeda dgn kita. Tulang mereka lekas terurai jadi tanah. Atau alasan aneh lainnya seperti mengirim ke luar angkasa, dipendam kilometeran dibawah tanah, diceburin ke palung2 laut dalam, persis seperti memperlakukan drum2 berisi radioaktiv, he…he… Atau sengaja dimusnahkan tanpa bekas sedikitpun, diurai jadi partikel atom, kemudian diteleportasi ke bintang2 (sory menghayalnya kejauhan….).
    Apalagi dgn manusia yg sudah ada puluhan juta thn lalu, yg se-zaman dinosaurus. Wah sebagian sudah terurai jadi minyak bumi tuh…
    5). Allah memusnahkan mereka semusnah-musnahnya tanpa jejak. Misalnya kalau Pulau Jawa ditenggelamkan ke dasar samudra. Pasti tidak ada bekasnya. Apalagi kalau sudah sampai ratusan ribu tahun lebih. (Jadi ingat cerita bangsa/benua Atlantis. Konon bangsa ini sangat maju. Dikarenakan pergeseran kerak bumi, atau unsur alam lainnya, tenggelamlah benua ini berikut apa saja yg di atasnya).

    Saya berpendapat populasi bangsa2 sebelum Adam a.s tidaklah banyak. Mungkin puluhan ribu atau seratusan ribu saja. Tidak sampai jutaan apalagi miliaran. Umur mereka panjang2 seperti halnya nabi Nuh a.s (950 th), Adam a.s (1000 thn), mungkin bisa lebih lagi. Itu sebabnya populasi mereka rendah. Jadi tidak mudah ditemukan jejak2 mereka.

    Terakhir, saya ingin mengatakan bahwa makhluk/manusia sebelum Adam a.s bisa saja sudah ada yg mempunyai teknologi maju, sangat maju, bahkan sangat maju luar biasa. Jangan2 diantara fenomena UFO yg ada, ternyata beberapa diantaranya adalah orang2 bumi keturunan di zaman dinosaurus yg telah berkoloni di luar bumi, kemudian iseng2 mampir.

    Wallahu a’lam

  2. Fulan says:

    Bangsa Nisnas. Menarik tulisan anda. Saya baru dengar mengenai bangsa ini. Saya tidak tahu bangsa Nisnas ada atau tidak, bagaimana punahnya, dsb. Tapi saya hanya mencoba menganalisis tulisan anda dari sisi teknologi saja. Komen saya agak panjang nih.., mumpung belum ada yg komen, mohon ijin bos….

    Menurut anda :
    1. Bangsa Nisnas teknologinya rendah. Tidak ditemukan peninggalan seperti gadget, brankas baja, kendaraan, gedung2 modern dsb.
    2. Hidup sezaman dinosaurus, jutaan, puluhan juta tahun lalu.

    Saya sepakat ada bangsa/peradaban sebelum Adam a.s., Taruhlah bernama Nisnas. Yang hanya punya teknologi rendah. Itu mungkin yg ditemukan sisa-sianya sekarang. Tapi saya juga boleh mengatakan, sebelum bangsa Nisnas diciptakan, bisa jadi telah ada bangsa/peradaban lain, taruhlah namanya Mismas. Sebelum bangsa Mismas diciptakan, juga telah ada bangsa lain, misalnya bernama Lislas. Dan seterusnya ke atas.

    Masing-masing bangsa/peradaban ini mempunyai teknologi atau peninggalan yg berbeda-beda. Ada yg maju, sedang, terbelakang. Jadi kalau ada penemuan arkeologi jangan langsung disimpulkan bahwa peninggalan2 tersebut berasal dari satu bangsa/peradaban saja. Bisa saja itu berasal dari peradaban sebelumnya,.. sebelumnya,.. sebelumnya lagi,.. terus sampai ke atas.
    Dan jangan pula disimpulkan bahwa, karena tidak ditemukannya brankas baja, gadget, gedung2 modern, kendaraan, dsb, langsung diartikan bahwa peradaban sebelum manusia pasti masih kuno, primitif, rendah.

    Saya hanya ingin menambah informasi singkat menurut penelitian para ahli.
    Umur alam semesta kita yg diawali dari big bang sekitar 13.800.000.000 thn.
    Umur matahari 4.500.000.000 thn.
    Jenis mikroba perintis muncul 2.000.000.000 thn lalu.
    Tumbuhan laut dan jenis hewan lautnya muncul 560.000.000 thn lalu.
    Tumbuhan darat, hewan termasuk dinosaurus sudah ada 300.000.000 thn lalu.

    Jadi bumi sudah layak huni manusia, menurut saya ya… kurang lebih 250.000.000 thn lalu.

    Dari perhitungan beberapa ulama Islam, Nabi Adam as. mulai mendiami bumi antara 7.000 sampai 9.000 tahun yang lalu. Ini bisa dihitung dari jarak antara nabi satu ke nabi yg lain. (Tidak sulit menghitungnya kok..). Teknologi modern, baru berkembang 200 tahun yg lalu, ditandai dgn penemuan listrik. Secara eksponensial teknologi berkembang pesat baru 50 tahun terakhir.

    Bayangkan seandainya Tuhan membuka teknologi yg ada sekarang 3.000 th lalu, mungkin sekarang manusia sudah berkoloni di planet2 lain atau malah sudah ada yg pergi ke bintang lain, bertempat tinggal di dasar2 samudra (jadi ingat segi tiga Bermuda…), ngumpet di dalam perut bumi/gunung, atau berlindung berkilometer di kedalaman kutub utara, dsb.
    Bisa dibayangkan kan.., hanya dalam 50 thn, teknologi kita sudah secanggih ini. Apalagi kalau teknologi itu sudah berumur 3.000, 5.000, atau 10.000 tahun? Jangan-jangan teknologi seperti teleportasi sudah tidak aneh lagi, (jadi ingat film Startrek…;/ingat juga kisah seseorang di zaman nabi Sulaiman a.s yg melakukan teleportasi terhadap singgasana ratu Balqis).

    Pastinya kita tidak akan menemukan gadget seperti HP, laptop yg ukurannya sebesar sekarang. Karena pasti teknologi nano sudah canggih banget-banget. Orang berkomunikasi tidak pakai HP lagi, tapi pakai gadget berupa chip seukuran kutil yg ditanam ditubuh manusia. (Teknologi ini sudah dicoba disalah satu negara Barat). Kita juga tidak akan menemukan kendaraan yg terbuat dari plat baja seperti zaman ini. Mobil F1 saja bahannya dari serat karbon, yg lebih kuat dari baja tapi ringan. Bisa jadi dgn teknologi berumur 3.000 tahun sudah ditemukan bahan organik sekuat baja tapi bisa terurai jadi tanah dlm jangka 100 thn, misalnya.

    Saya asumsikan misalnya begini: Umur anak cucu Adam 10.000 tahun. (wah.. kiamat bentar lagi dong…). Artinya umur generasi jenis manusia 10.000 thn. Begitu juga generasi Nisnas 10.000 thn, generasi Mismas 10.000 thn, Lislas 10.000 thn, dst. Antara generasi, taruhlah ada jarak 10.000 thn jeda/kosong. Maka dalam jarak 100.000 tahun Allah telah menciptakan 5 spesies/generasi/peradaban. Dalam 1 juta tahun ada 50 peradaban. Dalam 10 juta, 100 juta tahun ? (hitung sendiri ya…). Jadi kemungkinan Allah telah menciptakan – kemudian memusnahkan peradaban sejenis manusia, di bumi, sudah berkali-kali. Mudah buat Allah untuk melakukan itu.

    Saya berimajinasi seperti ini:
    Allah pernah menciptakan makhluk/sejenis manusia, taruhlah namanya bangsa Visvas 200.000 thn yg lalu. Bangsa ini menghuni bumi 20.000 thn lamanya. Teknologi diberikan oleh Allah 1.000 thn kemudian, sejak awal penciptaan mereka. Berarti umur teknologi mereka 19.000 thn. Bandingkan dgn umur teknologi kita yg baru 50 thn. Wah….pasti dahsyat banget-banget-banget….!
    Saya yakin kita tidak bakalan menemukan jejak-jejak peradaban/ teknologi mereka. Dikarenakan:
    1). Jarak ke masa sekarang yg lama: 200.000 thn. Baja,besi,seng, dll pasti sudah musnah dimakan karat ribuan thn lalu.
    2). Teknologi nano, teknologi kuantum, pastinya sudah sangat canggih. Kita tidak bakalan menemukan gadget seperti laptop lagi, misalnya.
    3). Bahan2 yg dipakai bisa terurai secara alamiah menerapkan bioteknologi, atau teknologi organik. Contoh: rompi anti peluru berisi plat baja. Yang terbaru sekarang sudah diciptakan berbahan serat sutra.
    4). Bagaimana dgn tulang belulang mereka? Bisa jadi mereka dikremasi. (Tulang bisa hancur disuhu yg tinggi sekali). Atau, Tuhan menciptakan komposisi tulang mereka yg berbeda dgn kita. Tulang mereka lekas terurai jadi tanah. Atau alasan aneh lainnya seperti dikirim ke luar angkasa, dipendam kilometeran di bawah tanah, diceburin ke palung2 laut dalam, persis seperti memperlakukan drum-drum berisi radioaktiv, he…he… Atau sengaja dimusnahkan tanpa bekas sedikitpun, diurai jadi partikel atom, kemudian diteleportasi ke bintang2 (sory menghayalnya kejauhan….).
    Apalagi dgn manusia yg sudah ada puluhan juta thn lalu, yg se-zaman dinosaurus. Wah sebagian sudah terurai jadi minyak bumi tuh….
    5). Allah memusnahkan mereka semusnah-musnahnya tanpa jejak. Misalnya kalau Pulau Jawa ditenggelamkan ke dasar samudra. Pasti tidak ada bekasnya. Apalagi kalau sudah sampai ratusan ribu tahun lebih.
    (Jadi ingat cerita bangsa/benua Atlantis. Konon bangsa ini sangat maju. Dikarenakan pergeseran kerak bumi, atau unsur alam lainnya jutaan tahun lalu, tenggelamlah benua ini berikut apa saja yg di atasnya).

    Saya berpendapat populasi bangsa2 sebelum Adam a.s tidaklah banyak. Mungkin puluhan ribu saja. Tidak sampai jutaan apalagi miliaran. Umur mereka panjang2 seperti halnya nabi Nuh a.s (950 th), Adam a.s (1000 thn), mungkin bisa lebih lagi. Itu sebabnya populasi mereka rendah. Jadi tidak mudah ditemukan jejak-jejak mereka.

    Terakhir, saya ingin mengatakan bahwa makhluk/manusia sebelum Adam a.s bisa saja sudah ada yg mempunyai teknologi maju, sangat maju, bahkan sangat maju luar biasa. Jangan-jangan diantara fenomena UFO yg ada, ternyata beberapa diantaranya adalah orang-orang bumi keturunan di zaman dinosaurus yg telah berkoloni di luar bumi, kemudian iseng-iseng mampir.

    Wallahu a’lam

  3. luqman says:

    Mungkin ini artikel bagus tapi sayang susah untuk dibaca karena latar belakang gelap . Mudah2an theme nya diubah supaya bisa dibaca dan tentunya peelu mempertimbangkan kesehatan mata bukan sekedar bagus saja

    Terimakasih

  4. mahardika says:

    WAH KEREN, kok abang bisa menyimpulkan kaya gitu sih. wah IQ nya di atas rata2 . kenapa aku gak kepikiran tentang itu ya wah keren baru sadar

  5. Galih says:

    Aslm.. Permisi semua 🙂
    Postingan anda lumayan kok… Buat tambah2 googling aja dgn keyword ”Reaktor Nuklir Kuno di Oklo, Rep.Gabon”
    Nanti kan nemu banyak link, itu bahas tentang teknologi kuno pengolahan uranium yg canggih dst.
    Semoga bisa menambah wawasan kita semua… 🙂

  6. ricard kemen says:

    Alhamdulillah aku temukan koment si fulan yg lebih kurang sejalan dgn pemikiran saya

  7. Heni says:

    Bagaimana dengan buroq kendaraan Nabi Muhammad S.A.W

  8. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari artikel ini, entah apapun tujuan Tuhan menciptakan kita kedunia ini, hiduplah dengan cara terbaik

  9. Syaiful says:

    Bagus artikelnya…
    Mungkin benar UFO yang mengendarai itu bangsa nisnas.. Yg mampir bentar(mungkin minta minus/kebelet ketoilet)
    Numpang tanya.. 1.Diberita berita banyak mengatakan kalau bencana bencana alam yang terjadi di bumi yg terlihat UFO saat kejadian..kemungkinan maksudnya untuk menghancurkan bangsa manusian untuk membangun peradaban baru..APA itu mungkin.
    2.saya pernah di dengar kalo alien pernah bertanya Kepada nabi Muhhamad Saw. Apakah ada kemungkinan juga kalau bangsa nisnas sampai sekarang

  10. cahyo says:

    Ruh itu bagai zat hanya pindah jasad, mungkin manusia sekarang dari ruh generasi sebelumnya
    Di Al Qur’an Alloh berfirman kenapa kamu kafir padahal dulu kamu mati,kami hidupkan lalu kami matikan dan hidupkan kembali sampai kembali ke Alloh
    Hari kebangkitan bisa jadi rengkarnasi, sampe orang itu bersih kembali ke Alloh dan bener2 surga menurutNYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s